KURSUS AJARAN SOSIAL GEREJA


Seiring  dengan kondisi  social ekonomi disekitar kita yang masih banyaknya kaum miskin papa dan masih banyaknya tingkat kriminalitas maka Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) melalui komisi PSE mengadakan KURSUS AJARAN SOSIAL GEREJA untuk Sie PSE/SSP dan Sie Komsos Paroki se KAJ. Acara ini diselenggarakan di Wisma Samadi Klender dalam dua periode. Periode Gelombang I tanggal 27-29 April 2012 an Gelombang II tanggal 4-6 Mei 2012.


Narasumber dalam acara Kursus Ajaran Sosial Gereja ini adalah Bapa Uskup Mgr.I.Suharyo (Uskup KAJ ) an Romo DR.T. Krispurwana Cahyadi,SJ ( Dosen STF Driyarkara ) serta Romo FA. Teguh Santosa,Pr ( Sekretaris Eksekutif Komisi PSE KWI. Tujuan utama dari acara ini adalah mengenalkan tentang prinsip ajaran social gereja dan menyegarkan kembali semangat pelayanan.





Untuk wilayah Dekanat Bekasi mendapat bagian di Gelombang II.  Perwakilan dari Paroki Kranji adalah bapak Sudarsono dan bapak Sumadio ….. sedangkan dari Stasi Harapan Indah adalah bapak Herybertus Wahyu W dan Ibu Lanny serta ibu Leny.

Dalam pengajarannya Bapa Uskup Mgr.I.Suharyo menekankan bahwa pilar utama dalam pelayanan adalah “ bela rasa dan kerja sama “. Dalam ajaran social gereja kita diajak untuk melibatkan diri pada masalah masalah sejaman dan mengangkat masalah itu sebagai permasalah etis yang merupakan tantangan iman bagi kita semua.  Untuk mengatasi masalah etis tersebut harus mampu menganalisa dan mempunyai inspirasi iman.

Melengkapi pengajaran dari Bapa Uskup, Romo FA. Teguh Santosa membawakan materi tentang Ekaristi bagi kehidupan dan overview mengenai Ajaran Sosial Gereja. Dalam kesempatan itu Romo juga menekankan bahwa dalam merealisasikan ajaran social gereja kita  harus melakukan 3M yaitu Melibatkan, Mengembangkan dan Mencerdaskan. Melibatkan artinya kita hadir bagi orang lain dan kita ajak untuk bergiat bersama.  Mengembangkan artinya kita meningkatkan kualitas hidup secara utuh. Mencerdaskan dimaksudkan tentang adanya pemberdayaan diri secara pribadi dan bersama-sama.

Dalam kesempatan selanjutnya Romo T. Krispurwana cahyadi,SJ menjelaskan Landasan Dasar Ajaran Sosial Gereja yaitu membela pribadi manusia dan memuji Allah. Sikap Dasar Aajaran Sosial Gereja yaitu Subsidiaritas dan Solidaritas. Tema Pokok ASG yaitu Keadilan, Perdamaian an Lingkungan Kerja. Cakupan bidang ASG yaitu Budaya , Politik dan Ekonomi. Ruang keterlibatan ASG yaitu Gereja berbicara tentang keluarga, masyarakat dan gereja. Nilai Dasar yang diperjuangkan ASG adalah kebudayaan kasih sebagai wujud kerajaan Allah.

Semua peserta yang kurang lebih sejumlah 60 orang ini dilatih dalam diskusi kelompok untuk menangkap permasalah permasalahan social di paroki masing masing. DarI permasalah social yang ada itu apa yang menjadi tantangan iman bagi kita, selanjutnya apa yang dapat kita perbuat sehubungan dengan soliaritas dan subsidaritas serta kesejahteraan umum.

Untuk dapat mewujudkan Ajaran Sosial Gereja ini dibutuhkan kerja sama antara Sie Komsos yang akan membantu mewartakan dan mensosialisasikan ASG dan Sie PSE yang akan melaksanakan dalam tindakan nyata kepada umat semua.
Previous
Next Post »