PENDALAMAN IMAM DI LINGKUNGAN


Sepertiyang di anjurkan Bapak Stanis Wakil Ketua Stasi Santo Albertus Kota harapan Indah beberapa waktu yang lalu bahwa pertemuan Pendalaman Iman di lingkungan2 sebaiknya dilakukan 5(lima) kali pertemuan bukan di ropel menjadi satu atau dua kali pertemuan dengan tema yang digabung sehingga pendalaman umat tentang tema Paskah tahun ini yaitu MARI BEKERJASAMA MELAWAN KEMISKINAN kurang penghayatan maupun meresap dihati masing2 umat dalam mempersiapkan Paskah.


Ketua Lingkungan Arcadius 4 Ibu Lilis Sriyanti menjadwalkan pertemuan Pendalaman Iman dilakukan lima kali sesuai sub.tema dan malam itu dirumah Bapak Alex.P di Blok OB nomor 21 diadakan Pendalaman Iman pertemun yang ke tiga dengan tema KEMANA TUHAN MEMANGGIL.


Sejak sore hari mendung sudah menggantung dan langit gelap ditambah mulai jam 18.00 hujan rintik2 dan cenderung bertambah deras yang hampir pasti sebentar lagi air membanjiri jalan lingkungan karena lingkungan Arcadius 4 langganan banjir,yang mengakibatkan jumlah yang hadir semakin sedikit seperti biasanya.sebentar kemudian bunyi krii. .ng tilpon dari ketua Lingkungan yang setengah memohon untuk hadir sebentar malam di lingkungan dan akan menilpon yang lain begitu tambahan ajakannya untuk datang.

Puji Tuhan karena ditilpon sore2 yang hadir saat itu 12 umat dewasa dan 5 anak dan ternyata berapapun yang hadir malam itu tema KEMANA TUHAN MEMANGGIL dan bacaan Kitab Suci dari Lukas 4:16-21 berjalan penuh keakraban dan yang sebagian besar berani mengungkapkan pengalaman Iman sesuai tema malam itu karena yang hadir sedikit jadi berani bersaksi dan tidak malu2.

Walaupun agak menyimpang Ibu Yenny seorang katekumen dari etnis Sumatera Barat bersaksi bahwa ternyata untuk mengikuti Yesus banyak tantangan maupun hambatan bukan hanya saudara2 yan muslim tetapi kadang2 dari pihak suami yang Katolik pun juga kurang mendorong maupun menyemangati.

Ada juga bapak Fanta keluarga muda yang kawin dispensasi dan ternyata istri tertarik menjadi Katolik dimana seluruh keluarga istri dari ayah ibu adik serta tante dan om nya menolak tidak respek walaupun Bapak Fanta sering berusaha silahturami ke keluarga istri tetapi setelah sekian tahun belum ada respon yang positip.

Mendengar hal2 tersebut yang perlu peneguhan dan pendampingan maka seorang pasutri yang cukup umur dan sudah mempunyai tergerak hatinya untuk siap dikunjungi ataupun mengunjungi yang siap mau mendengarkan dan syukur2 bisa membantu yang punya problem rumah tangga. Inti pertemuan malam itu kita harus yakin bahwa Tuhan akan menyertai kita walaupun yang hadir sedikit tetapi pertemuan Pendalaman Iman tetap menarik dan guyub/gayeng.
Mari kita siapkan hati kita untuk menyambut Paskah,amin. ( M. Bambang Suprapto )

Previous
Next Post »