PERTEMUAN ORANG TUA CALON PENERIMA KOMUNI PERTAMA 2013


Pada hari Minggu lalu (17/02/2013) Bidang pewartaan Stasi Harapan Indah melalui team katekese menyelenggarakan pertemuan orang tua calon penerima komuni pertama di Gereja St. Albertus.  Acara yang bertujuan agar orang tua ikut andil dalam kesiapan anak menerima sakramen ekaristi untuk yang pertama kali ini diselenggarakan seusai misa kedua dan tempatnya pun berada di dalam gedung gereja mengingat aula juga dipergunakan untuk kegiatan lain. Calon penerima komuni pertama dalam periode ini terdaftar sejumlah 122 siswa.


Acara dibuka dan kesempatan pertama Romo Yoseph Jaga Dawam,SVD berkenan memberikan pembekalan dan mengingatkan kembali kepada peserta akan pentingnya tanggungjawab orang tua terhadap iman anak-anaknya.  Keluarga merupakan komunitas Iman dan Cinta,sehingga orang tua harus berusaha membangun iman dan selalu bersedia mengantar, mendampingi dan mengajarkan doa-doa katholik. Keluarga tidak boleh menghambat perkembangan iman anak khususnya dalam pelajaran/ kegiatan keagamaan katholik. Keterangan Romo Yoseph yang cukup mendasar itu diakhiiri dengan renungan yang diiringi lantunan lagu “Di doa ibuku namaku disebut”.


Pembicara kedua dalam acara yang dihadiri 193 orang tua calon penerima komuni pertama ini adalah bapak Herry Pramudya. Beliau juga menegaskan dan menjelaskan tentang mengapa orang tua harus mempersembahkan anaknya kepada Allah, karena anak adalah anugerah dari Allah sehingga biarlah Allah yang memberkati, melindungi,dan menjaganya. Tugas orang tua hanya sbatas menjaganya dan mendorong hidup menggereja. Sesuai dengan hukum kanonik 843 ayat 1, sebagai pelayan dalam penerimaan sakramen wajib mengusahakan untuk menerimanya.


Dalam kesempatan ini diberikan waktu untuk sharing iman dan tampil ibu Elisabeth dan Ibu Yohana Aprilia yang bersaksi tentang bagaimana orang tua selalu member contoh dan teladan kepada anak serta mendorong untuk selalu ikut dalam kegiatan lingkungan.  Mengingat proses belajar dan sampai waktu pelaksanaan cukup lama dan butuh penanganan yang baik maka dalam kesempatan itu pula dibentuk kepanitiaan sebagai berikut :
Ketua               : Yulianus Budi Wahyu ( Sekolah Tunas )
Sekretaris        : Maria (SD Cahaya Harapan)
Bendahara      : Widawati Marta ( Stasi )
Dokumentasi   : Yohana Avila (SD Cahaya Harapan)
Perlengkapan  : Yanti MS (SD Cahaya Harapan)
                          Elisabeth Yuli Istuti (Stasi )
                          Theresia (Stasi)
Konsumsi         : Ria (JPS)
                          Irene (JPS)
                          Yanti (Alodia)
By Stefani – team katekese Stasi Harapan Indah















Previous
Next Post »