Rapat Dewan Stasi Pleno dihadiri sekelompok berseragam hitam

Rapat Dewan Stasi Pleno Sesuai dalam undangan yang sudah disebar beberapa hari sebelum hari H bahwa rapat ini akan dimulai pukul 17.30 WIB maka rapat ini pun berlangsung lebih awal dari biasanya. Meskipun belum bisa on time semua namun semua berharap rapat ini dapat berjalan lancar untuk kebaikan dan kemajuan Gereja St. Albertus Agung Harapan Indah. 


Hadir dalam kesempatan ini Romo Yoseph Jaga Dawan, SVD sebagai Pastur Kepala Paroki Kranji – St. Mikael dan jajaran Dewan Stasi Harapan Indah – St. Albertus Agung termasuk para Ketua Lingkungan dan Koordinator Wilayah. Khusus dalam rapat ini diundang pula beberapa tim komsos yang terlibat dalam pembuatan proposal peningkatan status stasi menjadi paroki serta sekelompok berseragam hitam yaitu anggota ALTO ( Albertus Photo Club ) yang terlibat dalam dokumentasi proses sosialisasi di 41 lingkungan. 


Agenda pertama mengenai laporan perjalanan proposal peningkatan status stasi menjadi paroki yang mana hal tersebut dijelaskan secara runtut oleh Bapak Andreas Tantri sebagai Ketua Dewan Stasi Harapan Indah. Sesi ini diakhiri dengan diberikannya penghargaan bagi anggota ALTO yang terlibat langsung dalam safari sosialisasi di 41 lingkungan dan beberapa tim komsos yang terlibat dalam penyusunan proposal yang mana proposalnya sempat mendapat penilaian bagus dari Bapa Uskup MGR Ign. Suharyo. Para peserta rapat berkesempatan pula menonton tayangan video tentang sekilas perjalanan Stasi Harapan Indah yang diproduksi oleh tim komsos 



Sesi pelaporan keuangan dibawakan oleh Bapak Edy Santosa dan ada pula sesi pelaporan dari Ibu Christina Rantetana sebagai Ketua PPKGK yang saat ini sudah purna tugas. Laporan dari PPKGK pun secara resmi diserahterimakan kepada Ketua Dewan Stasi Bapak Andreas Tantri dan Romo Yoseph Jaga Dawan, SVD sebagai Pastur Kepala Paroki Kranji – St. Mikael. 


Waktu terus bergulir dan tiba saatnya Romo Yoseph Jaga Dawan,SVD memberikan tanggapan dan masukan. Beliau tetap mengingatkan tentang semua mekanisme dalam stasi ini yang telah diatur oleh Keuskupan Agung Jakarta ( KAJ ) sambil menunjukkan buku bersampul coklat di tangannya. Sehingga beliau berharap semua mengakar ke dalam aturan itu. 



Rapat yang dihadiri kurang lebih 100 peserta ini berjalan dengan baik. Dinamika dalam stasi ini sungguh ada setidaknya dilihat dari beberapa pertanyaan yang selalu muncul sehingga rapat pun berakhir melampaui jadwal waktu yang direncanakan. Namun demikian demi kemajuan dan perkembangan Gereja St. Albertus Agung, semuanya kita jalani dengan penuh syukur dan pengharapan. Setelah ada sepatah kata dari Bapak Ricard sebagai ketua PPKGK terpilih, rapat ini pun usai. Selamat berkarya dan selamat melayani ! 

By Wahyu – Lingk Yohanes 3 (YOGA)
Previous
Next Post »