Misa Rabu Abu

Masa Prapaskah merupakan masa kita umat Tuhan untuk kembali merenungi segala tindakan dan mempersiapkan diri kita agar layak di hadapan Tuhan. Berbagai persiapan mulai dilakukan memasuki masa prapaskah yang ditandai dengan penerimaan Abu pada Misa Rabu Abu. Misa Rabu Abu diadakan 3x, yaitu pada pukul 06.00, 08.30 dan 19.00 berlangsung dengan khimad yang cukup dipadati umat. Khusus misa pukul 08.30 diadakan juga untuk sekolah-sekolah yang ada di wilayah St. Albertus yaitu Sekolah Cahaya Harapan, John Paul School, Sekolah Santo Yoseph, Sekolah Sta. Theresia Salvator dan Sekolah Alodia. Misa ini dipimpin oleh Romo Antonius Padua Ebo Resi, SVD dan berlangsung cukup khimad meskipun masih banyak murid-murid yang belum dapat menjaga ketenangan selama berada di dalam gereja.
 
Dalam khotbahnya, Romo Anton menjelaskan bahwa kata Puasa berasal dari bahasa sansekerta "upa" dan "wasa" yang artinya menghentikan kebiasaan. Tradisi Rabu Abu dimulai untuk menandai pertobatan atas dosa dosa kita yang dimulai sekitar abad ke 8 oleh kalangan para imam. Abu yang kita terima saat ini berasal dari daun palma kering yang dberkati pada minggu palma tahun sebelumnya. Masa prapaskah dapat dijalani melalui 3B yaitu Berdoa, Bersedekah dan Berpuasa/Berpantang.
 
 
Uniknya, dalam misa ini seluruh petugas liturgi berasal dari murid-murid sekolah mulai dari lektor, pemazmur, koor, tatib, dan petugas pembawa persembahan. Ini menjadi salah satu bukti bahwa pelayanan tidak memandang usia dan kita dapat saling melayani siapapun, bukan dilayani.
 
Semoga di tahun ini kita dapat menjalankan pantang dan puasa dengan maksimal serta mau melayani sesama agar kita layak menerima penebusan melalui wafat Yesus di kayu salib.
Selamat menjalani masa Prapaskah! 

Previous
Next Post »