Seminar, Penyuluhan, Pemeriksaan Kanker Serviks dan Osteoporosis

Berangkat dari kepeduliannya terhadap kesehatan kaum perempuan  di Perumahan Harapan Indah dan sekitarnya, Wanita Katolik RI Cab. St. Albertus pada hari Kamis, 13 Maret 2014 bertempat di Skin XP Clinic menggandeng Yayasan Peduli Kanker Indonesia dan PT. ROCHE menyelenggarakan Seminar, Penyuluhan, Pemeriksaan Kanker Serviks dan Osteoporosis juga Tes Lemak Tubuh.



Seminar dibawakan oleh Ibu Lidya Lia Siregar, seorang penyuluh dan konsultan dari Yayasan Peduli Kanker Indonesia, sebanyak 84 ibu-ibu yg hadir terlihat sangat serius mengikuti seminar namun suasana masih terasa santai. Usai seminar dilanjutkan dengan pemeriksaan kanker serviks oleh beberapa bidan dari YPKI namun sayang tidak semua peserta dapat mengikutinya karena melanggar syarat-syarat pemeriksaan seperti tidak sedang menstruasi dan tidak berhubungan dalam 2x 24 jam.



Ada tiga pemeriksaan kesehatan, dua diantaranya adalah pemeriksaan gratis Osteoporosis dan tes Lemak Tubuh dari PT. ROCHE. Pemeriksaan Osteoporosis  dipandu oleh Mas Ali, saat pemeriksaan terdapat 4 ibu yang sudah berada di tahap Osteoporosis yaitu diatas 2 sampai 4 dimana normalnya adalah 0,1-1,5. Sedangkan tes lemak tubuh yg di pandu oleh Mba Anna sebanyak  50 ibu- ibu terdeteksi dengan batas usia diatas 30 tahun hampir melebihi dari 27 % fat dalam tubuhnya.



Sebagai pelaksana acara adalah Ranting Regina Pacis. Ibu Anna Fabiana mewakili ketua ranting dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih kepada dr. Margie Kandou yang telah menyediakan tempatnya di XP skin Clinic,YPKI dan PT. ROCHE yang telah bekerjasama hingga acara dapat berlangsung dengan baik dan lancar serta berharap kegiatan seperti ini hendaknya dilaksanakan secara berkala atau berkesinambungan, mengingat pentingnya kesehatan bagi kaum perempuan di Indonesia umumnya dan di seputaran Harap Indah pada khususnya.

Dengan rutin memeriksakan  kesehatan berarti kita peduli akan kesehatan kita sendiri, kalau kita sehat maka kita dapat menjalankan tugas sebagai perempuan dan ibu dengan baik.

Ditha Urspon
Previous
Next Post »