Membicarakan Iman


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
MEMBICARAKAN IMAN (Yoh 3:7-15)
 
Seorang anak kecil selalu bertanya kepada ibunya segala hal yang ia alami dan saksikan di Gereja. Ibunya yang dulu masa bodoh terpacu untuk mendalami iman Katolik agar bisa menjelaskan kepada anaknya. Nikodemus seorang guru Israel tidak memahami arti lahir baru. Karena itu, ia bertanya kepada Yesus.
 
Yesus membuka rahasia ajaran-Nya kepada Nikodemus sehingga secara perlahan ia mulai mengerti ajaran Yesus. Tanpa diskusi iman itu, Nikodemus pasti akan tetap tinggal dalam ketidaktahuannya. Dalam realitas hidup menggereja, kita menjumpai berbagai macam tipe orang Katolik. Ada yang merasa sudah cukup kalau ke Gereja. Ada yang benar-benar mau belajar untuk semakin mengimani Tuhan dan ajaran-ajaran-Nya serta tradisi Gereja. Ada yang masa bodoh dan merasa sudah cukup dengan dengan menerima Sakramen Baptis. Saya termasuk yang mana?
 
Iman akan semakin hidup dan berkembang apabila orang berani merefleksikannya terus-menerus dan menghidupinya secara baru dan kreatif sesuai situasi di sekitarnya. Sebaliknya iman akan mati apabila orang mulai terjebak dalam rasa puas dan cukup.
 
Salam Kasih Dalam Sang Sabda.
 
P. Yonas, SVD (QC, 29/4/2014)

 
Previous
Next Post »