Rapat Kerja Dewan Stasi Pleno 2014

Dewan Paroki Pleno, adalah jajaran pengurus Gereja yang terdiri dari Ketua – Ketua Lingkungan, Pemimpin Komunitas Biara, Ketua Komunitas Kategorial, dan Kepala – Kepala Bagian, yang bekerja bersama Dewan Paroki Inti (Koordinator – Koordinator Wilayah, Ketua Stasi, dan Ketua – Ketua Seksi) dan Dewan Paroki Harian (Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Anggota – Anggotanya) dalam suatu Organigram Dewan Paroki (PDDP KAJ 2014, hal 35).



Dalam hal kepengurusan ini, meski Stasi St. Albertus Agung belum menjadi Paroki, namun dalam proses perkembangannya, Stasi Harapan Indah telah belajar untuk mengikuti segala kaidah yang berlaku sebagai bagian dari Keuskupan Agung Jakarta, agar kelak sungguh layak ditingkatkan statusnya menjadi sebuah Paroki. Untuk itu, pada akhir pekan (29-30 Maret 2014) yang lalu, diadakanlah Rapat Kerja 2014 dengan tema “Melayani adalah Ungkapan Syukurku”  yang dihadiri oleh segenap Dewan Stasi Pleno, Inti, serta Harian, sekaligus sosialisasi mengenai Pedoman Dasar Dewan Paroki (PPDP) KAJ 2014. Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Wisata Remaja Anugerah, Gadog – Ciawi. Sejak pagi hari, para bapak – ibu dewan berangkat masing – masing dengan mobil pribadi ke daerah Bogor dimana raker 2014 akan segera dilangsungkan. Tak ketinggalan pak Punto dan ibu Kuntari dari Dewan Paroki St. Mikael – Kranji pun turut hadir untuk mendampingi kami semua.

Sesi pertama dimulai pukul 13.00 setelah makan siang, dengan pembukaan dan presentasi mengenai pandangan umum Dewan Stasi Harian terhadap Stasi St.Albertus Agung yang selama ini telah banyak berkembang, baik dari jumlah umat, maupun kinerja yang dijalankan oleh para pengurus dan karyawan Gereja. Kemudian setelah coffee break, sesi kedua diisi dengan presentasi dari beberapa Koordinator Wilayah mengenai evaluasi dan program kerjanya. Dalam kesempatan ini, wilayah Sta. Theresia, St. Alfonsus dan Sta. Felisitas mendapat kesempatan untuk menjelaskan keadaan wilayah mereka masing – masing, dan apa saja yang telah mereka lakukan bersama selama kurang lebih 1,5 tahun sejak rapat kerja sebelumnya yang diadakan bulan Agustus 2012.


Sore harinya setelah menyegarkan diri di kamar masing – masing, bapak ibu dewan berkumpul kembali di ruangan untuk mendengarkan sesi tentang Spiritualitas Pelayanan oleh Pastur Antonius Sarto, SVD yang selama dua hari ini akan mendampingi kami dalam raker. Beliau menjelaskan tentang “The Spirituality of Stewardship”, bahwa kita sebagai pelayan Tuhan harus memiliki semangat pelayanan yang tinggi. Dengan terus belajar mengenai nilai – nilai religius, diharapkan agar sikap dan tindakan kita pun akan semakin baik karena selalu terarah kepada Tuhan. Karena Tuhan telah lebih dahulu melayani kita, bahkan sampai wafat di Kayu Salib, maka sudah sepantasnyalah kita ikut melayani sesama dengan tindakan kasih dan ketulusan hati, sebagai ungkapan syukur kita kepada Tuhan. Tak hanya tahu bersyukur saja sebagai tanda kerendahan hati, tapi kita juga harus bertanggung jawab dalam melayani sesama, tidak tamak dan iri hati terhadap keberhasilan sesama, namun tetap setia untuk terus memberi, karena kita pun akan menerima berkat kembali dari Tuhan. Kita diajak untuk memberikan 3T (Time, Talent, Treasure), yaitu waktu, kemampuan, juga harta kita untuk sesama yang membutuhkan, terutama yang lemah, kecil, miskin, dan tersingkir.

Seusai makan malam, hadir pak Felix, wakil dari Keuskupan Agung Jakarta untuk mengurai lebih dalam mengenai Pedoman Dasar Dewan Paroki KAJ 2014 yang baru. Bapak ibu dewan masing – masing telah mendapat buku PDDP tersebut pada saat datang ke lokasi. Dengan padat, jelas, dan contoh – contoh yang sesuai dengan keadaan yang ada, pak Felix membawa suasana yang santai dan menyenangkan dalam sosialisasi ini dengan candaan - candaannya yang berhasil membuat kami tertawa geli, namun tetap membuat kami semua berpikir serius, agar PDDP ini kelak bisa diterapkan dengan baik di Stasi kami yang suatu saat akan berubah status menjadi Paroki.

Raker hari pertama ini ditutup dengan Ibadat Malam yang dibawakan oleh pak Ign. Totok dan Ign. Sumijo dari Sie. Liturgi. Kami berdoa dan berharap agar setiap hal yang telah dibicarakan pada hari pertama ini sungguh membawa refleksi mendalam bagi kami semua agar semakin siap melayani dengan tulus dan sungguh bertanggung jawab. Tuhan senantiasa menyertai kita semua. (bersambung…)

Komsos St. Albertus Agung
Previous
Next Post »