HATI YANG BERKUALITAS


















HATI YANG BERKUALITAS (Mat 11:28-30)

Ketika kita mempunyai persoalan, kita akan mencari minimal teman cerita yang mau memahami kita. Sebab teman yang memahami kesulitan kita tidak cepat mempersalahkan dan mengakimi. Banyak orang menderita pada zaman Yesus. Mereka menderita karena tuntutan hidup keagamaan yang melampaui batas kesanggupan dan beratnya dosa mereka. Para ahli Taurat sedikitpun tidak mengerti batas kemampuan dan keterbatasan mereka sebagai manusia. Datang kepada mereka berarti semakin menambah beban dan sakit hati.

Yesus mengundang mereka untuk datang kepada-Nya sebab Ia memiliki kualitas hati yang berbeda dari para ahli Taurat. Kualitas hati Yesus terletak pada kelembutan hati-Nya dalam memahami keterbatasan manusiawi dan dosa setiap orang. Sehebat apapun orang, ia tidak bisa sempurna seperti yang diinginkan para ahli Taurat. Yesus tidak menuntut mereka melebihi kemampuan yang ada. Yesus juga tidak menyukai dosa, tetapi Ia mencintai pendosa. Ia mengerti bahwa orang bisa jatuh dalam dosa, tetapi mereka juga bisa bertobat. Kepada mereka, Yesus memberi kesempatan untuk bertobat. Kita dipanggil untuk mengenakan hati Yesus.

Semakin banyak orang Katolik yang memiliki hati seperti Yesus, semakin banyak pula orang yang merasakan hati Tuhan yang berbelaskasih dan maharahim. "...Belajarlah pada-Ku karena Aku lemah lembut dan rendah hati..." (Mat 11:29).

Salam Kasih Dalam Sang Sabda.

P. Yonas, SVD (QC, 17/6/14)
Previous
Next Post »