Iman Yang Menyelamatkan



Iman Yang Menyelamatkan (Lukas 11:15-26)

Yesus menegaskan bahwa hanya dengan kuasa Allah, Dia mampu mengalahkan kuasa setan. Tetapi, setan yang dikalahkan dengan kuasa Ilahi itu masih mengembara dan mencari hati yang tandus dan kering. Bisa saja dia kembali ke "rumah yang kosong", hati yang kosong dari orang yang disembuhkan dan merusak jiwa orang tersebut dari dalam dengan lebih dahsyat. Dan bisa juga dia mendatangi kita yang sedang meragukan Tuhan dan yang tidak pernah datang menyapaNya dalam doa-doa kita.

Untuk mengatasi ini semua kita perlu memiliki iman yang benar. Beriman berarti mengarahkan hati kita untuk berbuat yang benar sesuai dengan kehendak Tuhan. Melalui iman orang dapat selalu mengarahkan hati kepada Allah, tahu bersyukur kepadaNya dan tidak menghujat Allah. Iman penting untuk mengalahkan segala kejahatan, baik yang ada dalam diri kita maupun yang ada pada orang lain.

Oleh karena itu, janganlah biarkan hati kita kosong dan tandus. Kita hendaknya senantiasa mengisi hati dan hidup kita dengan kehadiran kuasa Allah, di mana ada keselarasan antara iman dan perbuatan. Sebab iman tanpa perbuatan adalah mati!

Salam Dalam Sang Sabda.
P. Anton, SVD
Previous
Next Post »