Ketika Tuhan Memilih

 
 
Ketika Tuhan Memilih (Lukas 6:12-19)


Yesus berdoa semalam-malaman sebelum memilih para rasul. Ini pertanda Tuhan serius dalam pilihannya. Kendatipun, para murid yang dipanggil bukanlah sosok yang punya kualifikasi bagus seperti; punya pendidikan tinggi, pandai mengajar, paham tentang Taurat dan hukum-hukum Allah, mereka tetap diutus sebagai pewarta Kerajaan Surga. Sungguh panggilan ini tetap menjadi sebuah misteri dari Allah. Buktinya mereka tetap setia melayani Allah sampai akhir hidupnya.

Kedua Rasul, Simon dan Yudas yang pestanya kita rayakan hari ini, juga bukanlah orang yang hebat melainkan mereka yang selalu mengandalkan Roh Tuhan berkarya ketika melaksanakan tugas-tugas pelayanannya. Akhirnya Simon disebut sebagai orang Zelot yang artinya 'orang yang rajin' berkat ketekunan mentaati taurat dan mempertahankannya dengan sungguh; dan Yudas disebut dengan tambahan Tadeus dengan artian: "Berani," merujuk pada keberaniannya menyebarluaskan injil ke daerah Mesopotamia sampai bergabung dengan Simon di Persia hingga ajal menjemputnya.

Semua kita dipilih, dipanggil dan diutus seperti para rasul melalui aktivitas setiap hari hingga karya pelayanan di dalam gereja. Demi membawa kabar gembira Allah yang kita imani, mari kita terus melayani Allah dengan setia, tekun, rajin dan berani mengambil resiko apapun. Sebab bagi kita; "entah hidup, entah mati, kita adalah milik Tuhan" (Bdk.Rm 14:8) Apakah anda telah siap untuk kembali bersemangat dalam panggilan dan pelayananmu?

Salam Dalam Sang Sabda.
P. Anton, SVD

Previous
Next Post »