iklan banner

Nada Untuk Asa

KOMSOS Keuskupan Agung Jakarta telah membentuk panitia “Sahabat Positif” guna merencanakan dan memulai meluncurkan bentuk katekese baru. Berikut ini adalah salah satu karya terbaiknya.

FILM “NADA UNTUK ASA” UNTUK GERAKAN POSITIF!
MULAI 5 FEBRUARI DI SELURUH BIOSKOP KESAYANGAN ANDA

Di zaman sekarang ini ada begitu banyak kasus diskriminasi dan kekerasan yang menyentak kemanusiaan kita, terlebih diskriminasi dan intensitas kekerasan kepada anak dan perempuan telah melampaui batas keprihatinan. Setiap tahun kekerasan, pelecehan, penganiayaan, saling bunuh di antara sesama manusia bangsa kita semakin meningkat. Parahnya, alasan-alasan membunuh seringkali begitu sederhana yang mencerminkan betapa tidak berharganya sebuah nyawa. Maka, kita tidak boleh diam menyaksikan degradasi moral, kita tidak boleh diam membiarkan zaman kegelapan peradaban semakin merebak dalam kehidupan berbangsa kita. Kita harus bertindak dan melakukan gerakan yang menyuarakan:“Spectre homini admirabilius” atau “Tidak ada yang lebih berharga selain penghormatan terhadap manusia”.

Melihat situasi ini, SAHABAT POSITIF! Mengajak semua insan dengan membuat gerakan positif yang bertema: “MENGHORMATI KEHIDUPAN DAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA”.






Tiga Aktivitas

Ada 3 rangkaian kegiatan untuk menyebarkan gerakan positif di tengah masyarakat. Tujuan gerakan ini Membangun kesadaran dan meningkatkan wawasan khalayak untuk terus menghormati kehidupan dan menghargai martabat manusia. Terinspirasi dari kisah nyata dua perempuan positif, yaitu:

1. Menerbitkan Art-Novel dengan judul “POSITIF! NADA UNTUK ASA” yang ditulis oleh novelis best seller: ITA SEMBIRING. Telah terjual lebih dari 8000 copy.

2. Pementasan Drama Musikal Multimedia dengan judul yang sama telah dilakukan di Gedung Auditorium Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada hari Sabtu-Minggu, 20 – 21 September 2014 jam 19.30 yang lalu, dengan Sutradara: Rm. Steve Winarto, Pr. Dimainkan oleh kelompok TEATERRI yang tahun lalu mementaskan drama musikal “Selubung Perempuan”. Bintang utama drama kali ini: Rm. Yustinus Ardianto, Pr., Rm. Suhardi Antara, Pr., Ria Probo, Dona Arsinta, Fanny Rahmasari, Wulan Tilaar, dan Tantri Moerdopo. Lebih kurang 3500 penonton telah menyaksikannya.

3. Penayangan Film Layar Lebar: “NADA UNTUK ASA” di seluruh bioskop-bioskop di Indonesia mulai 5 Februari 2015. Pembuatan Film layar lebar ini bekerja sama dengan Magma Entertainment dan disutradarai oleh Charles Gozali. Film ini dimainkan oleh : Marsha Timmoty, Acha Septriasa, Darius Sinathrya, Wulan Guritno, Mathias Muchus, Butet Kertaredjasa, dll. 


Sinopsis Film “Nada untuk Asa”

Setahun setelah kelahiran Asa, Nada dihadapkan pada kenyataan bahwa suami tercinta dan ayah dari ketiga anaknya meninggal dunia. Seakan belum cukup, cobaan kembali datang secara lebih tak terduga, bahwa satu-satunya lelaki yang pernah menyentuh dirinya secara intim, ternyata meninggalkan aib yang akan mengubah jalan hidup Nada dan ketiga anaknya. Mampukah Nada bertahan di tengah badai penolakan? Dan Bagaimana nasib Asa, puterinya? Saksikanlah bersama keluarga, kisah haru yang terinspirasi kisah nyata dua perempuan positif! 
Demikian oleh -oleh dari Temu Komsos se KAJ pada hari Minggu 30 November 2014 yang lalu, mari kita sosialisasikan katekese gaya baru ini dan jangan lupa tonton ajak keluarga mulai 5 Pebruari 2015 !

0 Response to "Nada Untuk Asa"

Posting Komentar

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah

text gambar text gambar text gambar text gambar text gambar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel