MENJAGA HATI AGAR TIDAK TERCEMAR














MENJAGA HATI AGAR TIDAK TERCEMAR (MRK 7:14-23)

Penampilan fisik seseorang yang menarik atau kurang menarik bukanlah ukuran untuk mengetahui isi hatinya. Lalu dari mana kita bisa mengetahui baik tidaknya hati seseorang? Dari pikirannya, kata-kata dan perbuatannya. Dalam Injil hari ini, Yesus berbicara tentang hati yang harus bersih. Mengapa harus bersih? "Sebab hal-hal jahat timbul dari dalam hati dan menajiskan orang." (Mrk 7:23).

Hati yang dibiarkan tercemar akan mengotori anggota tubuh lainnya. Ia mengotori mulut orang, maka ada kelicikan, kebohongan, gosip dan fitnah. Ia mengotori pikiran orang sehingga muncul segala pikiran jahat dan perbuatan jahat. Lebih dari itu, pikiran, perkataan dan perbuatan yang kotor ini tidak hanya mengotori diri satu orang, tetapi juga mengotori orang-orang yang menerima keburukan-keburukan itu.

Mereka bisa kecewa, marah, dendam, dan ingin membalas. Itulah sebabnya mengapa konflik antar manusia kadang susah dihentikan. Satu komunitas hidup atau komunitas kerja akan tetap buruk meski dihuni oleh ratusan orang cantik dan ganteng yang hatinya kotor. Komunitas hidup akan semakin baik apabila dihuni orang-orang yang terus berjuang untuk memiliki hati yang bersih.

Salam Kasih Dalam Sang Sabda.
P. Yonas, SVD (QC, 11/2/15)
Previous
Next Post »

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah ConversionConversion EmoticonEmoticon