Keceriaan Paskah BIA Felisitas 4



Minggu, 12 April 2015 adalah hari yang ditunggu anak-anak BIA Lingkungan Felisitas 4. Sebanyak 27 orang BIA hadir bersama orang tuanya untuk  mengikuti Paskah Lingkungan di Transera Water Park Harapan Indah. Mengumpulkan telur Paskah sebanyak-banyaknya di kolam Turkana Transera- Water Park merupakan pengalaman tak terlupakan. Bersama orang tuanya, mereka berlari, berteriak bahkan berebut telor plastik yang mengambang di permukaan air kolam Turkana.

Sebelum acara dimulai, seluruh peserta yang berjumlah 88 orang dewasa dan anak mengikuti ibadat singkat yang dipandu oleh Pembina BIA Felisitas kakak Yohana Agustina dan Hilarius Amin Riyadi sebagai Ketua Lingkungan Felisitas 4. Bacaan Injil tentang penampakan Kristus kepada para murid-Nya (Yohanes 20:19-31) menjadi renungan bersama dalam ibadah singkat tersebut.

Pembawa renungan mengingatkan kepada umat yang hadir, bahwa kita sebagai manusia berdosa seringkali menuntut bukti nyata dari Tuhan agar kita percaya terhadap kehadiran Tuhan. Padahal kepekaan kitalah yang kurang untuk mengenal kehadiran dan mensyukuri anugerah-Nya. Tomas dan kita pada umumnya ingin bukti nyata bahwa Tuhan sudah bangkit dan menyertai kita. Tomas yang tidak percaya akan kebangitan Kristus sebelum terlebih dahulu mencucukan jari di lambung Kristus dan melihat luka-luka di telapak tangan-Nya bekas paku salib. Tomas adalah gambaran kita saat ini, kita seringkali melakukan hal yang sama, bahkan lebih buruk dari Tomas. Namun Tuhan tidak menghendaki itu.



Setelah ibadat usai, anak-anak dibagi menjadi dua kelompok besar untuk bermain. Dipandu oleh kakak Yohana, Erna dan Yenni mereka diarahkan ke kolam renang Turkana untuk  berlomba mengumpulkan telor dan memindahkan telor sebanyak mungkin yang keduanya dilakukan di atas air.  Keseruan dan keceriaan menghiasi wajah anak-anak. Pada tahun sebelumnya mereka mencari telor di rerumputan, namun tahun ini mereka harus mengumpulkan telor yang mengambang di atas permukaan air yang terkadang terobang-ambing oleh deburan air kolam. Jerih payah anak-anak dihargai dengan hadiah dan bingkisan paskah.
Pukul 12.00 WIB peserta menikmati makan siang bersama. Doa makan dipimpin oleh bapak Emmanuel Christian. Menu makanan yang sederhana terasa nikmat ketika lapar, kebersamaan dan kesediaan membagi bekal makanan itu berlangsung. Tahu bacem menjadi menu favorit yang beredar diantara peserta yang sedang lahap menikmati makanan.
Usai makan siang,  peserta diberi kesempatan untuk menikmati wahana air yang ada hingga pukul 16.00 WIB. Wajah-wajah gosong karena sinar matahari mulai meninggalkan tenda panitia, celoteh lucu dan seru dari mulut-mulut mungil dan  guyonan orang tua berbaur jadi satu. Bye Transera…

Hilarius Amin Riyadi

Previous
Next Post »

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah ConversionConversion EmoticonEmoticon