Jadwal Pengakuan Dosa

Salah satu dari 7 sakramen adalah pengakuan dosa. Anda mau menerima sakramen pengakuan dosa? Jadwal penerimaan sakramen pengakuan dosa di Gereja St. Albertus Agung Paroki Harapan indah dapat dilayani setiap hari. Ada pun jadwal detailnya sebagai berikut :

JADWAL PELAYANAN PENGAKUAN DOSA
Setelah usai misa harian
    • Ada pun jadwal misa harian sebagai berikut :
      • SENIN        pukul 06.00 WIB (Pagi)
      • SELASA    pukul 18.30 WIB (Sore)
      • RABU        pukul 06.00 WIB (Pagi)
      • KAMIS       pukul 18.30 WIB (Sore)
      • JUMAT      pukul 06.00 WIB (Pagi)
      • SABTU      pukul 06.00 WIB (Pagi)
Setelah usai misa hari Minggu
    • Ada pun jadwal misa mingguan sebagi berikut :
      • SABTU      pukul 17.30 WIB (Sore)
      • MINGGU    pukul 06.00 WIB (Pagi)
      • MINGGU    pukul 08.30 WIB (Pagi)
      • MINGGU    pukul 17.30 WIB (Sore)
NOTE :
Bila ingin menerima sakramen pengakuan dosa ini mohon setelah usai misa harian atau mingguan silahkan menghubungi koster di Sakristi.

Sakramen pengampunan dosa atau rekonsiliasi adalah salah satu dari dua sakramen penyembuhan (KGK 1423–1424). Sakramen ini adalah sakramen penyembuhan rohani dari seseorang yang telah dibaptis yang terjauhkan dari Allah karena telah berbuat dosa.



Dosa adalah perbuatan melawan cinta kasih Tuhan dan sesama. Setiap dosa berarti manusia menjauhkan diri dari Tuhan. Dosa dilakukan secara sadar, dengan sengaja (diinginkan), dan dalam keadaan bebas, akan berakibat merugikan orang lain dan drinya sendiri serta merusak hubungan dengan Tuhan. Akibat dosa, manusia kehilangan rahmat Allah yang pernah ia terima dalam sakramen baptis. Dosa ikut mengotori kesucian Gereja Kristus. Relasi dengan sesama pun ikut rusak. Jika seseorang bertobat maka, ia pun berdamai kembali dengan Allah, Gereja, dan sesama.

Gereja melalui mereka yang memiliki kuasa para rasul, menjadi saluran rahmat pengampunan dan pendamaian Allah dalam sakramen pengakuan dosa atau sakramen tobat. Yang dituntut dalam sakramen tobat bukan sekedar rasa sesal dan air mata, melainkan “metanoia” atau perubahan hati dan seluruh sikap hidup. Yang diminta Allah dari manusia adalah niat baik dan usaha pertobatan yang dilakukan manusia. Allah selalu siap menerima orang yang bertobat.

Bagaimana langkah-langkah pertobatan seseorang? Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
  1. Menyadari dan mengakui dosa
  2. Menyesali dosa
  3. Berniat untuk tidak berbuat dosa lagi
  4. Mohon ampun
  5. Mau menghidupi cara hidup yang baru
Demikian semoga bermanfaat !
Previous
Next Post »

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah ConversionConversion EmoticonEmoticon