Hari Minggu Prapaskah IV



Renungan 6 Maret 2016 "Hari Minggu Prapaskah IV"




Belas Kasih Allah Pada Semua Umat Manusia

Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya:
"Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka"
(Luk 15:2)

Suatu ketika Bapak menelpon bahwa Ibu sering menanyakan apakah aku sudah makan. Dalam percakapan telpon aku nyatakan bahwa aku tidak pernah lupa makan pagi, siang, dan malam. Semuanya sebagaimana ibu dan bapak ajarkan padaku sewaktu aku kecil.

Meski terbentang jarak berkilo-kilo meter, ibu yang sampai renta tidak bisa telpon ataupun sms, selalu saja menanyakan apakah aku makan. Itulah suatu pengalaman sangat menarik dan senantiasa ada di benak ini terutama tatkala aku makan (aku pun senantiasa menanyakan apakah ibu-bapakku sudah makan, meski dalam hati). Itulah pengalaman yang memberikan inspirasi akan belas kasih Allah pada semua umat manusia. Belas kasih Allah tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang taat beribadah dan menjalankan semua perintahnya. Belas kasih Allah juga tercurah bagi mereka, orang-orang berdosa.

Hal itu tentu senantiasa mengingatkan diriku agar tidak mudah mengadili orang lain ataupun menyingkirkan sesama dari kehidupan baik pribadi maupun sesama. Meskipun orang lain menyalahi diriku, bukankah Allah tetap mengasihinya? Allah tidak menghendaki seorang anak manusia pun mengalami “kemelaratan”. Allah menghendaki setiap insan mengalami kesejahteraan sebagaimana sang anak sulung yang senantiasa ada di dekatNya. Betapa bahagianya Allah tatkala seorang anak manusia kembali kepadaNya sebagaimana digambarkan oleh si anak bungsu.


Hal itu tentu mengungatkan diriku untuk senantiasa semakin berkembang dalam segala hal. Salah satu makna pertobatan bagiku adalah semakin menjadi baik. Kekuatan yang sungguh dapat diandalkan adalah bahwa Allah senantiasa berbelaskasihan kepadaku, menyayangiku, dan menghendaki kebahagiaan bersama denganNya. Bukankah demikian?



BY Slamet Harnoto | Tim Komsos
Previous
Next Post »

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah ConversionConversion EmoticonEmoticon