Terlibat Dalam Memersiapkan Jalan Tuhan

HARI MINGGU ADVEN III 17 Desember 2017                                                                                                                                                                                                                               
Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun:
Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya” (Yoh 1:23)


Terlibat Dalam Memersiapkan Jalan Tuhan

Pembangunan jalan tol di daerahku ternyata membawa dampak pada jalan yang dilalui truk-truk pengangkut tanah. Jalanan menjadi rusak parah. Bagiku, demikian juga bagi lainnya, jalanan terasa begitu memuakkan karena hujan mulai deras setiap hari: sudah berlubang, berlumpur lagi. Sudah ada gelagatan protes keras dari masyarakat terhadap penggarap jalan tol. Ada reaksi positif: jalanan diberi bebatuan, tapi tidak diaspal. Saat musim hujan seperti ini tampak tidak begitu berarti.

Perjalanan hidup tampak bagiku tiada pilihan: aku harus melalui jalan itu. Bukan pesimis, tetapi menjadi tantangan bagaimana diriku mampu mencapai tujuan meski jalanan sudah tidak ada yang halus, yang bisa dipilih. Sebagaimana dinubuatkan oleh Yesaya akan kehadiran Yohanes, diriku ditantang untuk terlibat tidak hanya mengeluh dan bermalas-malasan melalui jalan berlubang dan berlumpur. Diriku ditantang untuk meluruskan jalan dan meratakannya, agar tidak hanya diriku tetapi juga sesamaku sampai pada tujuan dalam perjumpaan dengan Tuhan.


Hidup pribadi tentunya ada di dalam kebersamaan dengan sesama. Memersiapkan jalan bagi kehadiran Tuhan tentunya juga ada di dalam kebersamaan dengan sesama. Yohanes Pemandi merupakan figur yang nyata bagi hidup umat beriman. Ia bukanlah Mesias. Ia adalah suara yang berseru-seru di padang gurun. Ia mengajak semua orang agar Sang Damai merasuk ke dalam kebersamaan hidup. Bagaimana dengan kebersamaan umat beriman tentulah memancarkan rahmat Sang Damai yang hadir di dalam setiap insan.

By Slamet Harnoto
Previous
Next Post »

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah ConversionConversion EmoticonEmoticon