KANTIN STASI SANTO ALBERTUS

Tidak terasa sudah 6 bulan kantin Stasi Santo Albertus dikelola oleh Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI). Kantin ini dimulai pada bulan Januari 2013 , system pengelolaan agak berbeda dari sebelumnya, kantin ini melibatkan 10 wilayah yang ada di gereja Stasi Santo Albertus sebagai pemasok, setiap bulannya dibagi 2 wilayah.

Adapun pembagian wilayah dibagi dengan cara diundi, pada bulan Mei bagian wilayah Petrus dan Alfonsus dan untuk bulan Juli merupakan tugas dari pengurus WKRI sendiri. Bagi wilayah yang mendapat tugas, koordinator WKRI Wilayah akan menghubungi umat di wilayahnya yang dapat tugas sebagai pemasok. Bagi umat yang mau atau ditunjuk sebagai pemasok tidak secara langsung menyediakan makanan, sie usaha WKRI beserta pengurus inti WKRI akan menilai tentang kelayakan makanan beserta harga jual makanan tersebut. Disamping itu bagi pemasok yang belum pernah berjualan, akan diminta tester agar cita rasa dari makanan tersebut dicicipi rasanya dan dinilai oleh sie usaha dan pengurus inti.
Kantin dibuka hanya pada hari Minggu dari jam 06.00 WIB sampai jam 13.00 WIB dan sekali-kali pada hari Sabtu. Pemasok harus memasukan dagangannya pada jam 05.30 WIB s/d 06.30 WIB atau sebelum misa pertama berakhir. Petugas akan membuatkan bukti penerimaan dari wilayah yang ditunjuk. Dari masing-masing wilayah yang bertugas harus mengirimkan wakilnya 3 orang, dibantu kasir dari pengurus inti WKRI dan juga pengurus sie usaha sebagai penanggung jawabnya secara keseluruhan.

Puji Tuhan kantin ini dapat berjalan dengan baik, berkat kerjasama yang baik dari seluruh pengurus WKRI, anggota WKRI dan juga wakil dari wilayah-wilayah.
Patut disyukuri bahwa semua ibu-ibu yang terlibat di kantin, berkomitmen serta melayani baik melalui tenaga, pikiran, serta waktu yang kadang cukup melelahkan, karena harus bangun pagi lebih awal dan pulang paling akhir. Waktu hari minggu yang semestinya bisa berjalan-jalan dengan keluarga, tetapi mengutamakan pelayanan lewat kantin WKRI.




















Terima kasih ibu-ibu WKRI, umat dari wilayah yang telah banyak membantu operasional kantin. Ada pun hasil dari kantin diperuntukkan bagi pembangunan areal parkir gereja, rata-rata sebesar Rp. 6.000.000,00 per bulan.
Seluruh pengurus WKRI khususnya seksi bidang usaha merasa sangat senang karena bisa menyumbangkan sesuatu kepada gereja dan dari kesaksian beberapa pemasok bahwa mereka mendapatkan uang tambahan dengan berjualan di kantin yang cukup dapat membantu kehidupan mereka. Hal ini menambah semangat ibu-ibu WKRI untuk berkreasi supaya lebih maju. Berkaitan dalam menunjuk pemasok makanan, pengurus juga mempertimbangan pemasok yang sangat butuh dibantu secara ekonomi, maka akan diperioritaskan memasok barang setiap bulan.


Pengurus menyadari bahwa di dalam menjalani tugas ini, pasti ada hal-hal yang masih kurang dan perlu diperbaiki, dan pada kesempatan ini kami menghimbau kepada semua pihak, untuk menyampaikan saran dan kritik yang positif dan membangun. Karena kantin ini juga milik kita bersama, yang terus menerus harus dikembangkan supaya lebih maju dan berguna bagi yang membutuhkan.


Semangat Sie Usaha, Semangat WKRI !

Lilis Wirjadi - Sie Usaha WKRI & Vera samosir - Ketua WKRI

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel