MENJADI JALAN BAGI ORANG LAIN

MENJADI JALAN BAGI ORANG LAIN (Mat 9:9-13)

Seorang Bapa yang selama ini hidup "semau que" bertobat setelah melihat peti jenazah Paus Yohanes Paulus II yang amat sederhana. Dalam hatinya, ia protes "Mengapa Paus yang tersohor itu hanya diberi peti sederhana?" Namun ia kemudian sadar bahwa hidup itu fana dan semuanya akan ditinggalkan kelak. Peristiwa Misa Requiem Paus Yohanes Paulus II menjadi titik awal perubahan hidupnya.

Kehadiran Yesus menginspirasi hidup Matius, si pemungut cukai. Matius sadar akan dosa-dosanya dan ingin meninggalkan cara hidupnya yang lama. Ia melihat kesucian hidup Yesus dan ia mau mengikuti-Nya. Di sekitar kita, ada "Matius-Matius" yang lain. Kita diutus untuk belaskasih bagi mereka. "Yang Kukehendaki ialah belaskasihan..." (Mat 9:13). Pengampunan, teguran persaudaraan, nasehat, motivasi, pendampingan, persahabatan yang tulus serta doa yang tak kunjung putus adalah jalan-jalan kecil bagi mereka yang berdosa menuju pembaruan hidup.

Salam Kasih Dalam Sang Sabda.
Rm. Yonas, SVD.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel