MENUNGGU DENGAN PELITA YANG BERNYALA

MENUNGGU DENGAN PELITA YANG BERNYALA (Mat 25:1-13)

Kata banyak orang, "Menunggu itu pekerjaan paling membosankan. Apalagi yang ditunggu-tunggu itu tidak jelas datangnya." Mungkin karena membosankan itulah, maka 10 orang gadis yang menunggu mempelai laki-laki itu tertidur. Tetapi sikap mereka berbeda ketika bangun dari tidur. Lima gadis bodoh dengan pelita padam tidak bisa masuk ke ruang perjamuan ketika mereka pergi mencari minyak. Terlambat sudah, pintu sudah tertutup. Lima gadis bijak dengan pelita bernyalalah yang layak masuk ke ruang perjamuan kawin.
Pelita bernyala adalah tanda iman akan Yesus yang terus bercahaya. Iman itu sangatlah tidak cukup diomongkan dengan bibir. Iman itu perlu dinyalakan dan orang akan melihat nyala iman itu dalam perbuatan-perbuatan baik kita. "Iman tanpa perbuatan adalah mati." (Yak 2:26). Hanya mereka yang selama hidupnya berusaha untuk menjaga nyala imannya akan Yesus dalam perbuatan-perbuatan yang baik, benar, setia, adil dan jujur yang akan masuk dalam Kerajaan Surga.
 
Salam Kasih Dalam Sang Sabda.
Rm. Yonas, SVD

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel