Temu Pengurus Komsos se-KAJ

Sekitar 160 orang dari 46 Paroki di wilayah Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengadakan temu karya Sie Komsos Paroki se-Keuskupan di Gedung Aula Atas Katedral, Jln. Katedral N0. 7 Jakarta Pusat, pada hari Minggu, 30 November 2014.

Para peserta yang terdiri dari Ketua-ketua Komsos Paroki dan utusan Sie Komsos masing-masing paroki yang ada di KAJ, seperti Paroki Dekenat Pusat, Paroki Dekenat Selatan, Paroki Dekenat Timur, Paroki Dekenat Bekasi, Paroki Dekenat Barat I, Paroki Dekenat Barat II, Paroki Dekenat Utara, Paroki Dekenat Tangerang. Pertemuan ini sebagai ajang komunikasi dan pendorong karya komsos masing-masing paroki.



Hadir dalam pertemuan ini Vikaris Jendral Keuskupan Agung Jakarta (Vikjen-KAJ), yaitu RD Samuel Pangestu. Beliau menjadi Vikjen atau wakil Uskup sejak 1 Agustus 2014 menggantikan RD Yohanes Subagyo. Dalam sesi acara "Apa itu Pastoral Evangelisasi dan Dewan Karya Pastoral". Romo Samuel mengajak peserta terlibat dalam karya Komsos untuk belajar dari Tokoh Pemimpin Katolik Dunia, Paus Fransiskus, berani menerobos batas struktur yang ada sesuai semangat Injil pewarta kabar sukacita. Gambaran Gereja seperti rumah sakit di atas kapal perang, menjadi Gereja yang melayani semua orang, dan tidak diskriminasi. Seorang anggota komsos haruslah bukan sekedar melayani, tapi terus membangun kerajaan Allah lebih luas siap dengan tangan terbuka bagi siapa saja tanpa membeda-bedakan.

Lima hal yang secara khusus diangkat berkaitan proses penyusunan Arah Dasar Pastoral (ARDAS), Ada Tujuh langkah mencapai ARDAS atau Visi Misi menjadi penting perubahan struktur Dewan Karya Pastoral (DKP), yaitu Partisipasi, Sinergi, dan Transformasi Progresif, serta Mengabdi Umat dan Masyarakat.



Berangkat dari rasa syukur atas karya Tuhan sepanjang tahun, ARDAS tahun 2015 adalah Tahun Syukur. Komsos sebagi ”marketing Gereja”  pewartaan bagi umat diminta ikut mendukung dan membumikan tiga bidang prioritas karya KAJ di antaranya: gerakan evangelisasi dan refleksi; program berkelanjutan awam di bidang politik, ekonomi, pendidikan, kesehatan; kaderirasi sebagai kebijakan struktur organisasi, Orang Muda Katolik (OMK), dan Pimpinan Komunitas serta Umat Basis. Dengan demikian, konsep, desain, dan pelaksanaan melalui materi yg didalami berguna bagi pengembangan pribadi maupun kinerja dalam pelayanan Komsos.

Selanjutnya, Ketua Komisi Komsos KAJ, RD Harry Sulistyo berbicara dalam sesi Pastoral Evangelisasi Komsos via Film Layar Lebar. Romo Harry mengharapkan semangat baru untuk bergerak tahun depan sebagai komunitas Komsos, tempat di mana orang bisa mendapatkan sarana untuk perjumpaaan dengan Yesus: Sabda, Sakramen, Persekutuan, Persaudaraan, Pelayanan Kasih. Dalam perspektif ini perananya lebih sebagai kehadiran Gereja Kecil, tempat di mana orang hidup. Harapannya, seperti “Mata Air“ di mata air itu semua orang bisa minum dan merasakan dalam kesegaran Injil.

Lebih lanjut, apa yang mau dilakukan Komsos KAJ – Mitra Jejaring memiliki enam agenda  sebagai berikut: Temu Komsos se-KAJ, Rekoleksi, Temu Komsos Dekenat, Pelatihan Jurnalistik, dan INMI Awards Madia Online, serta Festival Media Anak untuk Evangelisasi. Kemudian juga bekerja sama dengan berbagi Media Nasional salah satunya pembuatan film.



Berbicara mengenai karya nyata di bidang film, Sahabat Positif Komsos KAJ dengan latar belakang keprihatinan yang mendalam atas berbagi tindak kekerasan dan diskriminasi telah melampaui batas penghargaan martabat manusia. Sahabat POSITIF! mengajak semua insan dengan membuat gerakan positif yang bertema “MENGHORMATI KEHIDUPAN DAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA”. Film Layar Lebar “Nada untuk Asa" akan ditayangkan di seluruh bioskop-bioskop di Indonesia mulai 5 Februari 2015. Film disutradarai oleh Charles Gozali. dimainkan oleh: Marsha Timmoty, Acha Septriaca, Darius Sinathrya, Wulan Guritno, Mathias Muchus, Butet Kertaredjasa dan lain-lain.
Sampai di akhir pertemuan peserta diberi kesempatan tanya jawab dengan para pemain seputar gagasan pikir film dari mana, mengapa para artis papan atas ini mau terlibat dalam film ini, lalu pertanyaan berapa honor yang terima para artis dan infonya kalo ada keuntungan dari pemutaran film seluruhnya akan disumbangkan untuk Rumah Sakit Carolus.

Acara dilanjutkan makan siang dalam kelompok Dekenat masing-masing sembari membagi informasi dan ajang saling kenal bagi anggota Komsos yang baru dengan yang lama serta rencana mendatang mau apa. Lalu pulang dengan membawa oleh-oleh berupa pembatas buku yang ada kalendernya, buku novel dan kalender film “Nada untuk Asa“ dari panitia.

Aloys. Supriyono Dadu Leyn | Tim Komsos St. Albertus Agung
  

1 Response to "Temu Pengurus Komsos se-KAJ"

  1. Romo Komsos KAJ ( Romo Harry ) dalam kesempatan ini ketika tim komsos Stasi Harapan Indah usai memperkenalkan diri, beliau sempat minta ijin kepada Romo Vikjen untuk memberitahukan kabar gembira bahwa KAJ akan segera meresmikan 2 Stasi di KAJ untuk menjadi paroki termasuk Stasi Harapan Indah :)

    BalasHapus

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel