WELCOME... di web resmi Gereja St. Albertus Agung Harapan Indah Bekasi...
BERITA TERBARU

MEMBUMIKAN KITAB SUCI

Written By KOMSOS Team on Rabu, 02 September 2015 | 12.04

Bulan September digunakan sebagai waktu yang tepat untuk pendalaman Kitab Suci. Banyak cara dilakukan untuk membumikan Kitab Suci. 
 

Ketua Seksi Kerasulan Kitab Suci, Ignasia Sri Puwaningsih, membuka acara Sosialisasi Bulan Kitab Suci, bertempat di Gedung Aula Paroki Harapan Indah, Gereja St. Albertus Agung, Sabtu, 29 Agustus 2015.

Sosialisasi ini dihadiri para fasilitator dan para Ketua Lingkungan. Pastor Kepala Paroki, RD Yustinus Kesaryanto dalam pengantarnya, meminta fasilitator harus menyampaikan sesuai dengan konteks di lingkungan masing-masing, dengan kata yang mudah dimengerti oleh umat dengan bahasa yang mudah dipahami dengan praktis.

Bulan Kitab Suci mengabil tema besar: “ Aku bersyukur kepada Mu penolongku dan Allahku “, dan empat sub tema telah disiapkan guna membantu umat dalam membumikan Kitab Suci dalam hidup sehari-hari. Romo Kesar mengatakan “ yang mau ditekankan bukan pada kata-kata semata dalam bersyukur tapi bersyukur dengan beragai sikap nyata. Bersyukur dalam tindakan, gerakannya dilandasi bukan karena rasa takut tapi karena rasa syukur kepada Allah yang Maharahim,” ujar beliau.

By  Aloys. Supriyono Dadu Leyn / Komsos

BERPEGANG PADA PERINTAH ALLAH

Written By KOMSOS Team on Minggu, 30 Agustus 2015 | 06.00

30 Agustus 2015 Hari Minggu Biasa XXII

“BERPEGANG PADA PERINTAH ALLAH”
(Mk 7:8)

Perdebatan seru antara Yesus dan orang-orang Farisi yang banyak ditampilkan para penginjil berkutat tidak hanya pada praktik hidup, tetapi lebih pada manakah yang sungguh-sungguh mendasar dan firman Allah. Tampak bahwa Yesus mau meluruskan berbagai tafsir melenceng terhadap ajaran iman yang berimplikasi pada praktik hidup.

Salah satunya adalah soal cuci tangan sebelum makan. Bagi masyarakat Yahudi, khususnya orang-orang Farisi, adalah najis bagi orang tidak cuci tangan terlebih dahulu sebelum makan. Dalam tulisan Markus, diketahui bagaimana seharusnya memahami ke-“najis”-an sebagaimana Yesus ajarkan. Secara rasional, kita pun tentunya akan meng-“ya”-kan ajaran Yesus tersebut.


Cuci tangan bukanlah hal mendasar atau menajiskan bagi hidup manusia. Cuci tangan memang harus dijalankan agar tangan bersih dari berbagai kuman penyakit tatkala menyantap makanan. Di samping itu, tidaklah enak dipandang mata tatkala tangan kotor saat menyantap makanan. Namun, apakah itu menentukan hidup? Apakah cuci tangan menentukan kesucian atau kelayakan orang di hadapan Allah?


Orang-orang Farisi terlalu menekankan praktik adat-istiadat yang diwariskan turun-temurun sebagai kehendak Allah. Hal itu tampak pada kenajisan bagi orang yang tidak mencuci tangan sebelum menyantap makanan. Yesus meluruskannya agar berpegang pada segala perintah Allah (Mk 7:8). Yesus mengingatkan soal kenajisan: yang keluar dari hati dan pikiranlah (lewat mulut salah satunya) yang menajiskan orang (Mk 7:23). Segala ekspresi (perkataan, sikap, dan perbuatan) jahatlah yang menajiskan orang. Maka, bagi Yesus sungguh tepat membersihkan hati dan pikiran jahat daripada membersihkan jari-jari dan telapak tangan sebelum makan. 

By Slamet Harnoto

“Merah Darahku ! Putih Tulangku ! Katolik Imanku !

Written By KOMSOS Team on Rabu, 26 Agustus 2015 | 22.11





“Merah Darahku ! Putih Tulangku ! Katolik Imanku ! … MERDEKA !!!” Demikianlah sorakan semangat Orang Muda Katolik Santo Albertus Agung di Aula John Paul School, Harapan Indah. Ya, acara ini adalah salah satu persembahan orang muda di Gereja Santo Albertus Agung untuk memperingati 70 tahun Indonesia merdeka. 





Kebangunan Rohani Katolik atau disingkat KRK adalah acara yang diadakan oleh rekan-rekan Persekutuan Doa Orang Muda Pembaruan Karismatik Katolik (PDOMPKK) Lumen Dei pada hari Senin, 17 Agustus 2015, pukul 15.00 WIB di John Paul School, Harapan Indah. Acara yang dihadiri lebih dari 200 Orang Muda Katolik ini bertujuan untuk membangkitkan semangat Orang Muda Katolik agar semakin mengenal dan mengalami cinta Tuhan. 


Pemutaran sebuah video yang juga menampilkan kata kata sambutan dari Ketua acara (Ferry Susanto), Seksi Kepemudaan (Surya Lesmana) dan Kedua Romo Paroki St Albertus, RD Yustinus Kesaryanto dan RD Antonius Pramono mengawali KRK ini. Kemudian disusul perarakan vandel setiap wilayah di Paroki St Albertus Agung. Hingga pukul 19.30, ratusan orang muda katolik bersorak memuji ,menyembah Tuhan dalam tarian dan nyanyian, mendengarkan Firman Tuhan yang dibawakan oleh kak Dena Sukiato, penghormatan kepada Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, dan kemudian kami berdoa bersama serta didoakan oleh om tante dari PDKK St Albertus. 


Kami semua sungguh bersukacita. Semakin rindu tuk memuji dan menyembah Tuhan. Semakin bersemangat tuk memerdekakan diri tuk hidup baru dalam Tuhan. 

Kami dari team KRK mengucapkan terima kasih kepada semua Donatur dan rekan-rekan yang telah berpartisipasi hingga terselenggaranya acara ini. Tuhan Yesus memberkati.

“MERAH DARAKU PUTIH TULANGKU KATOLIK IMANKU … MERDEKA !!!” 
“100% INDONESIA – 100% KATOLIK”


PDOMPKK Lumen Dei
Setiap Jumat (kecuali Jumat pertama), 19.30 di aula Gereja St Albertus, Harapan Indah

Instagram : @pdlumendei
FaceBook : PDOMK Lumen Dei
Youtube : PDOMPKK Lumen Dei
SMS : 08 999 87 155 9
Line Group : Lumen Dei Family

Materi Sosialisasi ARDAS KAJ 2016-2020 Bisa Diunduh Disini

Written By KOMSOS Team on Selasa, 25 Agustus 2015 | 06.00

Gereja Keuskupan Agung Jakarta sebagai persekutuan dan gerakan umat Allah bercita-cita menjadi pembawa sukacita Injili dalam mewujudkan Kerajaan Allah yang Maha Rahim dengan mengamalkan Pancasila demi keselamatan manusia dan keutuhan ciptaan.


Atas dorongan Roh Kudus, berlandaskan spiritualitas inkarnasi Yesus Kristus, serta semangat Gembala Baik dan Murah Hati, umat Keuskupan Agung Jakarta berupaya menyelenggarakan tata-pelayanan pastoral-evangelisasi agar semakin tangguh dalam iman, terlibat dalam persaudaraan inklusif, dan berbelarasa terhadap sesama dan lingkungan hidup.

Melalui tata-pelayanan pastoral-evangelisasi yang sinergis, dialogis, partisipatif dan transformatif, seluruh umat Keuskupan Agung Jakarta berkomitmen untuk:

  1. Mengembangkan pastoral keluarga yang utuh dan terpadu.
  2. Meningkatkan kualitas pelayan pastoral dan kader awam.
  3. Meningkatkan katekese dan liturgi yang hidup dan memerdekakan.
  4. Meningkatkan belarasa melalui dialog dan kerjasama dengan semua orang yang berkehendak baik untuk mewujudkan masyarakat yang adil, toleran dan manusiawi khususnya untuk mereka yang miskin, menderita dan tersisih.
  5. Meningkatkan keterlibatan umat dalam menjaga lingkungan hidup di wilayah Keuskupan Agung Jakarta. 


Semoga Allah Yang Maha Rahim, yang telah memulai pekerjaan baik dalam diri kita, berkenan menyempurnakannya dan Bunda Maria menyertai, menuntun serta meneguhkan upaya-upaya kita.

Untuk mempermudah umat dalam proses sosialisasi Arah Dasar KAJ 2016-2020 maka berikut ini kami berikan tautan untuk mengunduh melalui media kita ini.

Dokumentasi-dokumen ARAH DASAR 2016-2020, sbb.:
  1. Teks fInal Arah Dasar KAJ 2016-2020 (Word)
  2. Ardas KAJ 2016-2020: Buah Penegasan Bersama; tulisan Bapak Uskup seputar penjelasan gagasan-gagasan yang melandasi Ardas KAJ 2016-2020 dan proses pengolahannya pada Tepas 2015 (Word)
  3. Proses Penyusunan Ardas sampai dengan Implementasinya (Powerpoint)
  4. Ardas KAJ 2016-2020 dan Pengantar Sasaran Prioritas; materi standar/baku sosialisasi Ardas KAJ 2016-2020 (Powerpoint)
  5. Renstra KAJ 2016-2020: implementasi Ardas KAJ 2016-2020 pada perencanaan program pelayanan meliputi tujuan, sasaran prioritas, indikator, target, pihak terkait, waktu; dalam lingkup KAJ; sebagai panduan perencanaan program prioritas paroki tahun 2016 (Excel)
  6. Catatan proses atau notula Temu Sosialisasi Ardas KAJ 2016-2020 untuk wakil-wakil Pengurus Dewan Paroki (Word)

Untuk mengunduh silahkan klik tautan berikut :

Vocal Grup OMK St Albertus Agung Juara 1

Written By KOMSOS Team on Senin, 24 Agustus 2015 | 10.44

Kami ucapkan proficiat kepada Vocal Grup OMK St. Albertus Agung ... Usia Paroki kita boleh muda namun bukan penghalang untuk berprestasi.


OMK kita berhasil menyabet juara I Lomba vocal group pada Kalvari Cup 2015, yang diselenggarakan oleh Paroki Kalvari tgl. 23 Agustus 2015. Berikut tayangan pada saat OMK. Paroki Albertus Agung menyanyikan lagu wajib Kau Ubah Hidupku dan lagu pilihan Indonesia Jaya.


Terima kasih kepada Bapak Djoko Purwadi yang telah berkenan mengunggah video di youtube. Demikian dan mari kita terus berkarya !

IMAN SIMON PETRUS

Written By KOMSOS Team on Minggu, 23 Agustus 2015 | 05.00

23 Agustus 2015 Hari Minggu Biasa XXI

“IMAN SIMON PETRUS”
(Yoh 6:68-69)

Suatu ketika seorang bapak didatangi oleh rekan kerjanya. Ia mengalami banyak kesulitan, terutama ekonomi keluarga. Bapak itu tahu dan mengenal betul kondisi keluarga rekan kerjanya. Dalam hatinya, “Sejauh mungkin akan saya bantu”. Bapak itu tahu kenapa rekannya selalu mencari dirinya tatkala “menthok” dalam hal keuangan. Ia pun sadar kalau dirinya bukanlah orang yang berkelebihan. Ia sadar pula, “Kepada siapa lagi rekanku itu minta tolong”.

Hal seperti itu banyak dijumpai di tengah masyarakat ini. Banyak orang “menthok” untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. “Ke mana lagi dan kepada siapa lagi aku minta tolong?”


Ketika Yesus banyak berbuat baik, banyak orang mengikuti Dia. Tatkala ajaran-ajaranNya sungguh menyentuh dan menyenangkan, banyak prang ingin mendengarkan Dia. Namun bagaimana mereka ketika berhadapan dengan bahaya yang mengancam hidup mereka kalau mengikuti Yesus?

Banyak murid Yesus meninggalkan Dia setelah mendengarkan ajaran Yesus tentang “Roti hidup” (Yoh 6:35). Mereka menangkap sesuatu yang membahayakan bagi hidup mereka jika mereka tetap mengikuti Yesus, sebab dengan demikian mereka menerima ajaran Yesus tentang “Roti hidup”. Maka, bagi mereka pilihan baik adalah tidak lagi mengikuti Yesus.

Tatkala banyak orang meninggalkan Yesus, Simon Petrus dan rekan-rekannya tetap setia pada Yesus. Mereka tidak ikut-ikutan pergi meninggalkan Yesus. Pada dasarnya, mereka sebenarnya tidak tahu harus bagaimana melihat banyak murid meninggalkan guru mereka. Bisa dikatakan bahwa Simon Petrus dkk mengalami “kementhokan”.


Jawaban Simon Petrus atas pertanyaan Yesus bukanlah suatu akibat dari “kementhokan”. Jawaban itu bukan pula refleksi Yohanes atas peristiwa Yesus. Jawaban itu merupakan seruan iman Gereja Perdana. Para murid Tuhan dewasa ini mewarisi iman itu: “Engkau adalah Yang Kudus dari Allah” (Yoh 6:69). Jawaban ini merupakan realitas iman yang hidup. Iman ini secara manusiawi dilandasi oleh pengenalan pribadi: “kami telah percaya dan tahu” (Yoh 6:69). Namun demikian penting disadari bahwa iman adalah rahmat. Ya … Roh Kudus sendiri yang menyatakan, yang membuat para murid tidak pergi meninggalkan Yesus.

By Slamet Harnoto 

Lomba Bulan Kitab Suci 2015

Written By KOMSOS Team on Sabtu, 22 Agustus 2015 | 12.33




 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Gereja Santo Albertus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger | Develop by WELL PRO MANAGEMENT