WELCOME... di web resmi Gereja St. Albertus Agung Harapan Indah Bekasi...
BERITA TERBARU

Yuk Gabung Dalam Tim Tablo 2017

Written By KOMSOS Team on Rabu, 18 Januari 2017 | 13.58

Bapak , Ibu dan Orang Muda yang terkasih dalam Kristus, kami mengajak bergabung dalam Tim Tablo 2017 dan menjalankan visi pewartaan yang kreatif sebagai :
  • Pemeran
  • Tim Artistik
  • Tim Kostum
  • Tim Panggung
  • Tim Ilustrasi Musik

Silahkan datang langsung atau menghubungi kami :
  1. Yulius 081574087829
  2. Ignas Widi 081286460653



Toko Bangunan Albertus

Written By KOMSOS Team on Minggu, 15 Januari 2017 | 20.19

Panitia Pembangunan Komplek Gereja Katolik (PPKGK) Paroki Harapan Indah - St. Albertus Agung, Bekasi membuka Toko Bangunan Albertus guna mendukung terwujudnya pembangunan komplek gereja di Paroki Harapan Indah.
" Wujudkan Kepedulianmu Untuk Pembangunan Komplek Gereja "
Segenap umat dan siapa pun dapat berpartisipasi membelanjakan bahan bangunan untuk pembangunan komplek gereja. Caranya mudah sekali, kita tinggal menghubungi petugas yang nanti akan kami infokan kontaknya, selanjutnya kita tinggal mau belanja bahan bangunan apa. Silahkan pilih antara lain sebagai berikut :
  1. Batu Bata Rp. 400,-
  2. Hebel Rp. 6000,-
  3. Semen 50 kg Rp. 60.000,-
  4. Besi Rp. 100.000,-
  5. Pasir ukuran Kijang Rp. 200.000,-
  6. Batu Kali ukuran Truk Kijang Rp. 250.000,-
  7. Pasir ukuran Truk Kijang 2.000.000,-
  8. Batu kali ukuran Truk Besar Rp. 2.000.000,-

Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi petugas pada stand PPKGK :
  • Fifi    0816 943 923
  • Lina    0818 140 295
  • Lusi   0878 86 600 400
  • Evi   0896 3167 8881
  • Wisnu   0818 888 410
  • Juliman   0823 2221 1938
  • Nani   0812 812 8387
  • Tina   0813 8244 0861


Dapatkan reward menarik setiap 3 bulan ! Demikian info tentang Toko Bangunan Albertus semoga dapat menjadi alat bagi kita semua untuk mendukung terwujudnya Gedung Karya Pastoral yang sedang dalam proses pembangunan ! Mohon dukungan dan partisipasi segenap umat...


Minggu Biasa II

"Renungan 15 Januari 2017 "Minggu Biasa II"


Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata:
‘Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia’" [Yoh 1:29]

Panggilan Untuk Bersaksi!

Dalam suatu peristiwa di desaku, meski aku terlahir dan besar (hingga SMP) tinggal bersama orangtua di desa, namun karena lama tidak tinggal di desaku, tidak sedikit orang yang pangling terhadapku. Mereka menanyakan siapa diriku. Mereka melihar diriku mirip dengan seseorang atau beberapa orang yang notabene adalah orangtua dan saudaraku. Tentu saja, perjumpaan dengan mereka me-refresh tidak hanya mereka, tetapi juga diriku. Kami lama tak jumpa, meski serasa baru kemarin sore saja.

Peristiwa biasa dan umum terjadi (hampir) pada setiap insan ini menarik perhatianku tatkala merenungkan kesaksian Yohanes tentang Yesus. Kesaksian Yohanes menunjukkan orang dekat dan mengenal betul pribadi Yesus. Ia tidak sekadar memerkenalkan pribadi Yesus, karena di dalam benak orang-orang Yahudi cukup dikenal “Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia”. Kesaksian Yohanes sekaligus juga me-refresh kehadiran “Anak Domba Allah”. Kesaksian Yohanes juga menyatakan kepenuhan kehadiran “Anak Domba Allah”.


Umat beriman tentunya memiliki panggilan yang sama seperti halnya Yohanes Pembaptis. Sebagaimana Yohanes, umat beriman tentunya memiliki pengenalan sungguh akan Yesus Kristus. Umat beriman memiliki keintiman hubungan pribadi dengan Yesus Kristus. Oleh karenanya, umat beriman pun dapat memberikan kesaksian tentang Yesus Kristus kepada sesama, “Yesuslah Anak Domba Allah, yang menebus dosa dunia”. Bukankah demikian?

Hari Raya Penampakan Tuhan

Written By KOMSOS Team on Minggu, 08 Januari 2017 | 06.30


"Renungan 8 Januari 2017 "Hari Raya Penampakan Tuhan"


Hari Anak Misioner Sedunia

"Masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur" [Mat 2:11]

Allah Memanggil Seluruh Bangsa

Beberapa bulan terakhir tampak semakin banyak orang mencermati gejala awan di langit. Pergerakan awan, angin, dan kemunculan matahari di siang hari dibaca sebagai atau kedatangan hujan ataukah panas terik. Beberapa bulan di akhir tahun lalu menurut pemahaman umum memang musim hujan di negeri ini sehingga sangat wajar di sebagian orang akan banyaknya curah hujan.

Bintang di langit merupakan tanda yang menuntun tiga orang majus dari timur untuk menemukan Sang Raja yang baru dilahirkan. Mereka menampakkan kehadiran bangsa-bangsa di seluruh dunia. Bintang menghadirkan Sang Ilahi yang menuntun bangsa-bangsa di dunia untuk menemukan dan menjumpai Allah.


Patut direnungkan peran Allah yang berkarya di dalam hidup umat manusia. Pertama, Ia telah menganugerahkan pada setiap insan kemampuan untuk mendengarkan arahan dan bimbingan dariNya. Dengan kemampuan ini, umat manusia tidak sekadar menerima panggilan Allah, tetapi sekaligus menjumpai dan bermesraan denganNya. Kedua, Ia telah menganugerahkan pada setiap insan kemampuan untuk bersatu dengan sesamanya dalam kesatuan dengan Allah. Kemampuan ini menampakkan diri pada umat manusia dari segala bangsa untuk berjalan bersama dalam kebersamaan dengan Allah. Umat manusia saling bahu membahu dalam peziarahan hidup di dunia ini bersama dengan Allah. Ketiga, Ia telah menganugerahkan pada setiap insan untuk berbagi kebahagiaan kepada sesamanya. Kebahagiaan akan kebersamaan dengan seluruh bangsa dalam Allah mengalir dalam kehidupan nyata dan memengaruhi kehidupan bersama. Daya rahmat ilahi ini menampakkan panggilan Allah pada setiap insan, panggilan misioner, turut serta dalam karya penyelamatan Allah bagi setiap umat manusia.

Hari Raya Santa Maria Bunda Allah

Written By KOMSOS Team on Selasa, 03 Januari 2017 | 17.40

"Renungan 1 Januari 2017 "Hari Raya Santa Maria Bunda Allah"

Hari Perdamaian Sedunia


Ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya" [Luk 2:22]

Maria, Bunda Berbelaskasih

Beberapa waktu yang lalu, aku mengunjungi seorang ibu dari seorang anak muridku. Sangat mengesan perkataannya padaku hingga saat ini. Baginya, seorang ibu senantiasa menghendaki yang terbaik bagi anak yang dikasihinya. Seorang ibu yang telah mengandungnya, menyusuinya, mendidiknya, tentulah menghendaki yang dikasihi menjadi yang terbaik.

Dalam kesederhanaannya, Maria adalah seorang ibu. Ia menghendaki yang telah dikandung dan dilahirkan serta disusuinya yang terbaik dan menjadi yang terbaik. Dalam kesederhanaannya, Maria tahu bahwa mengikuti kehendak Allah merupakan yang terbaik bagi hidup putranya. Oleh karena itu, sesuai ajaran agamanya, pada hari kedelapan sesudah kelahirannya, putranya disunatkan. Sebagaimana telah diberitakan kepada Yusup, suaminya, putranya diberi nama Yesus.

Maria adalah bunda yang mengasihi putranya. Ia menjalani hidupnya dan menyadari sungguh bahwa Allah adalah yang terbaik dalam hidupnya. Ia menghendaki putranya menerima dan menjalani yang terbaik itu. Oleh karena itu, selama dalam kandungan dan awal usia putranya di dunia didampingi seturut yang terbaik, yakni Allah.

Maria adalah pribadi yang mengalami kebesaran kasih Allah sehingga ia mampu menerima dan mengasihi putranya sampai akhir hayatnya. Bagaimanapun keadaan putranya, tetaplah ia mengasihinya. Ia hanya tahu, secara naluriah, bahwa dirinya sudah seharusnya mengasihi putranya, memberikan yang terbaik baginya, bahkan jika perlu memertaruhkan nyawanya sendiri.


Belaskasih Maria memancarkan belaskasih Allah kepada umat manusia. Belaskasih ilahi pada Maria menunjukkan kemampuan umat manusia yang dianugerahkan Allah kepada seluruh umat manusia untuk berbelaskasih terhadap sesamanya. Belaskasih ilahi inilah yang menjadi landasan ataupun modal untuk membangun perdamaian hidup di dunia ini. Bumi adalah tempat tinggal umat manusia, tanpa memandang batas-batas alamiah yang melekat pada setiap insan manusia. Tempat tinggal ini haruslah dipercantik dengan hidup umat manusia yang penuh dengan belaskasih satu sama lain. Bersama Bunda Maria, Bunda Berbelaskasih, tentu bisa! SELAMAT TAHUN BARU!!

Natal Bersama Di Kota Bekasi

Written By KOMSOS Team on Senin, 02 Januari 2017 | 01.13

Natal bersama Aparatur Sipil Negara, TNI, POLRI, dan umat Kristiani di Kota Bekasi akan di selenggarakan pada :
  • Sabtu
  • 14 januari 2017
  • Jam 15.00 - selesai
  • di Stadion Patriot Candrabaga



Green Christmas Photo Booth KAJ 2016 - Paroki Harapan Indah, Bekasi.

Written By KOMSOS Team on Senin, 26 Desember 2016 | 14.53

Keluarga Besar Paroki Harapan Indah mengucapkan Selamat Hari Natal 2016 dan Tahun Baru 2017


Yuk kita lihat di youtube dan klik like ya !
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Gereja Santo Albertus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger | Develop by WELL PRO MANAGEMENT