WELCOME... di web resmi Gereja St. Albertus Agung Harapan Indah Bekasi...
BERITA TERBARU

Ketua Baru Forum Komsos Dekenat Bekasi (FKDB)

Written By KOMSOS Team on Senin, 26 September 2016 | 12.49

Tepatnya pada hari Minggu 25 Sept 2016 yang lalu, telah dilaksanakan pertemuan Forum Komsos Dekenat Bekasi (FKDB) bersama Romo Yustinus Kesaryanto, Pastur Kepala Paroki Harapan Indah St. Albertus Agung dan kebetulan beliau juga sebagai Moderator Forum Komsos Dekenat Bekasi. 

Forum Komsos Dekenat Bekasi terbentuk pada bulan Mei 2013 yang lalu dan telah berjalan hingga kini dengan aktifitas rutin pertemuan Triwulanan. Dalam pertemuan minggu kemarin membahas Renstra Komsos Dekenat Bekasi tahun 2017 serta membicarakan pergantian pengurus Forum Komsos Dekenat Bekasi.


Syukur kepada Allah, dalam pertemuan kemarin telah terpilih pengurus baru Forum Komsos Dekenat Bekasi Periode 2017 - 2019 dengan susunan sbb:
  • 1. Koordinator : Lorensius Hari Wibowo (Ketua Komsos Servatius Kampung Sawah)
  • 2. Wakil Koordinator : Yohanes Mardi Dewandaru (Ketua Komsos Kranji St. Mikael)
  • 3. Sekretaris : Agung F. Adi (Ketua Komsos St. Arnoldus Jansen Bekasi)
  • 4.Bendahara :  Caecilia Sri Wahyuni (Anggota Komsos St. Clara/Pengurus Majalah Suara Clara)

Proficiat kepada rekan-rekan  pengurus FKDB, selamat berkarya dan mohon dukungan umat sekalian, Tuhan memberkati.

by Tomo | FKDB

SOSIALISASI PENYUSUNAN PROGRAM KARYA PELAYANAN (PKP) 2017

Written By KOMSOS Team on Minggu, 25 September 2016 | 18.47

Sosialisasi penyusunan Program Karya Pelayanan (PKP) di Paroki Harapan Indah sudah dimulai. Lagu Indonesia Raya berkumandang dalam acara pembukaan Acara Sosialisasi PKP 2017 ini. Tepatnya pada hari Minggu, 25 September 2016 pukul 12.45 WIB dalam acara sosialisasi PKP 2017 Romo RD. Yustinus Kesaryanto selalu Pastor Kepala Paroki Harapan Indah -Santo Albertus mengabsen satu per satu para ketua seksi, ketua wilayah, ketua lingkungan, para wakil kategorial dan semua yang tergabung dalam Dewan Paroki Pleno. 


Arah Dasar kita tahun 2016 ~ 2020 adalah AMALKAN PANCASILA dan pada tahun 2016 ini dasar kita adalah sila pertama dan dibahas dengan tema "Kerahiman Allah". Tahun depan, 2017, dasar pijakan kita adalah sila kedua dan akan mengambil tema "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dalam Era Digital"


Ada tiga sasara utama yang hendak dicapai dari lima sasaran usulan yaitu :
  • Mengembangkan Pastoral Keluarga yang utuh dan terpadu
  • Meningkatkan kualitas pastoral kader awam
  • Meningkatkan katekese dan liturgi yang hidup dan membebaskan
Dasar pemikiran utamanya adalah apakah kecanggihan teknologi digital dapat membawa perubahan yang signifikan khususnya terhadap pastoral dan liturgis, apakah semakin memanusiawikan manusia atau sebaliknya

Tujuan kegiatan ini adalah berusaha mengantisipasi perubahan perubahan di masa depan dan menegaskan posisi evangelisasi Gereja di tengah perubahan yang sudah terjadi. Dan perlu diingat bahwa DUNIA BERUBAH, LINGKUNGAN MEMPENGARUHI, kini dunia sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, khususnya internet, maka kita juga harus hidup dalam era digital, kita harus bisa memanfaatkan untuk evangelisasi seperti yang dilakukan oleh Majalah Hidup dengan membuat web khusus untuk pewartaan

Selain itu kita juga diingatkan bahwa jangan sampai terjadi penyalahgunaan teknologi untuk hal hal yang negatif. Romo juga menggaris-bawahi bahwa dalam pembuatan program yang dipentingkan adalah kualitas bukan kuantitas dan sesuai dengan tema tahun 2017.

Dalam kesempatan ini Bapak  Andreas Tantri sebagai Wakil 1 DPH kita juga menegaskan bahwa :
  • Target kita hanya 9 disesuaikan dengan 3 sasaran yang sudah Paroki tetapkan
  • Mohon disiapkan program yang mengarah kepada jejaring sosial, juga latihan discernment, serta menyiapkan kader~kader untuk berkarya mulai tingkat RT dan seterusnya
  • Mohon dipikirkan cara berdoa yang kontekstual, sesuai kondisi dan situasi aktual
  • Dihimbau supaya kita dapat berkatekese dengan menggunakan teknologi yang tepat

Untuk permasalahan keuangan dalam hal ini Bapak Andik sebagai bendahara Dewan Harian kita juga menambahkan bahwa sudah ada formulir yang disediakan, mohon dipakai sesuai kolom yang tersedia. Juga diingatkan bahwa program yang sudah disetujui itulah yang dilaksanakan, jangan diganti dengan program lain karena dana yang sudah disetujui tidak akan cair.

Acara berjalan dengan baik dan lancar. Acara ini ditutup dngan doa oleh Bapak Arif dan disempurnakan dengan Berkat Penutup oleh Pastur RD Antonius Pramono Wahyu Nugroho.

By Theo Hari | Komsos

Minggu Biasa XXVI

 "Renungan 25 September 2016 "Minggu Biasa XXVI"


"Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi,
mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati"  [Luk 16:31]

Pohon Pisang

Beberapa bulan ini bapak tampak begitu senang dengan sebuah varietas unggul pohon pisang. Setelah berbuah, tampak sangat menyenangkan. Tinggi buah dan pohonnya sama, bahkan ada yang sudah menyentuh tanah.

Satu hal menarik saya perhatikan adalah bahwa pohon pisang itu akan ditebang sesudah buahnya dipetik. Ia tidak dibiarkan hidup lagi. Kelangsungan “spesies”-nya tergantung pada anakannya. Tampak keunggulannya, jumlah anakan tiap pohon pisang yang kami miliki lebih dari sepuluh.

Bagaimana kebijaksanaan pohon pisang ini?

Hidup manusia tentunya akan berakhir dengan kematian. Pertanyaan saya adalah apakah perjalanan hidup manusia, baik personal ataupun komunal suatu komunitas sungguh berbuah dan buahnya itu berlimpah dan menyenangkan? Bahwa spesies manusia diturunkan dalam anak-cucu-cicit ... tidak dapat disangkal. Bagaimana dengan buahnya?


Pewartaan akan hidup sesudah kematian seharusnya menyadarkan kita tidak hanya keberlangsungan hidup personal namun juga bagaimana hidup di dunia ini menghasilkan banyak buah, sekalipun semacam Lazarus yang tampaknya menjadi “beban” masyarakat. Satu buah yang patut direnungkan adalah menjadi inspirasi bagi orang lain. Meskipun Lazarus dalam penampakannya mungkin tidaklah inspiratif dibandingkan tokoh-tokoh dunia, tidak pula memberikan sumbangan berarti bagi sesamanya, namun ia sungguh telah menunjukkan bahwa ia berjuang untuk memertahankan hidupnya. Ia tidak putus asa seperti sebagian orang dengan mengakhiri hidupnya. Ia bertahan hidup sampai akhir, meski ia harus memungut remah-remah dari meja orang kaya itu.

By Slamet Harnoto | Tim Komsos

KUNJUNGAN PASTORAL PAROKI

Written By KOMSOS Team on Senin, 19 September 2016 | 15.30

Paroki Harapan Indah Santo Albertus pada hari Kamis 15 September 2016 mendapat kunjungan dari tim Kunjungan Pastoral Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) dan Dekenat Bekasi. Pukul 17.00 di aula Paroki sudah tampak anggota Dewan Paroki, Koordinator wilayah, koordinator Tim Advokasi dan karyawan sekretariat paroki menantikan tim Kunjungan Pastoral tersebut. Kira-kira Pukul 17.20 tim tersebut tiba di Paroki Harapan Indah.Tim dan seluruh yang hadir selanjutnya menikmati snack sore bersama dalam suasana penuh keakraban. RD.Adi Prasojo, RD. Rafael & Pastor Alfonsus SCJ tim dari KAJ tampak berbaur dan berbincang-bincang dengan peserta yang hadir. 



Tepat pukul 18.00 acara dimulai diawali dengan doa, dilanjutkan dengan perkenalan anggota dewan oleh Pak Arif lalu sambutan oleh Romo Kesar, dan sambutan dari Pastor Antonius Sarto Mitakda SVD selaku Partor ketua dekenat Bekasi. Dalam Sambutannya Pastor Sarto menyampaikan kebahagiaannya karena melihat perkembangan Paroki Harapan Indah yang begitu cepat, serta mohon maaf karena Pastor yang lain tim dari Dekenat Bekasi tidak dapat hadir. 


RD. Adi Prasojo dalam sambutannya sebagai ketua tim Kunjungan Pastoral KAJ menyampaikan bahwa kunjungan ini bukanlah audit, namun maksud dari kunjungan ini adalah memberikan suport dalam rangka menjalankan reksa pastoral. Melalui kunjungan ini diharapkan dapat ditemukan hal-hal yang baik yang dapat dipertahankan serta hal-hal yang kurang baik sehingga dapat dievaluasi dan ditingkatkan menjadi lebih baik.


Profil Paroki Harapan Indah dipaparkan oleh Bapak Andreas Tantri dengan sangat lengkap, mulai dari sejarah singkat paroki, peta letak geografis paroki, jumlah umat, perkembangan jumlah umat, profil wilayah dan lingkungan, komunitas kategorial, komunitas/ paguyuban yang lain, komunitas biara dan sekolah, organisasi Paroki terakhir Pelayanan dan program paroki yang khas. Sebuah persiapan yang sangat matang telah dipersiapkan oleh Dewan Paroki Harapan Indah untuk menerima tim Kunjungan Pastoral Paroki dari KAJ.


Setelah makan malam bersama, dilanjutkan pertemuan dalam kelompok kecil yaitu bidang pendataan, bidang organisasi dan kekaryawanan serta bidang penggembalaan. Acara dilanjutkan dalam kelompok besar di ruang aula dengan mendengarkan hasil sharing dan pengecekan administrasi Paroki Harapan Indah.

Catatan dari Tim Kunjungan Pastoral bidang Penggembalaan:
  • Sebuah paroki yang akif
  • OMK aktif usaha mencari fariasi kegiatan OK
  • Kaderisasi berjalan
  • Litbang berfungsi
  • Kepengurusan dlm kelompok-kelompok perlu diperbaiki, jika mungkin tambah anggota
  • Permasalahan BIA dapat diatasi jika Gedung Karya Pastoral selesai dibangun
  • Usulan: upayakan study banding dengan paroki lain
Jumlah Umat dengan usia produktif yang cukup banyak diharapkan mampu menjadi solusi untuk kaderisasi.

Catatan dari Tim Kunjungan Pastoral bidang pendataan:
  • Dalam pencatatan diharapkan tidak mengunakan penghapus tipex
  • Catatan pengurapan orang sakit & kematian masih kosong
  • Buku baptis dan dan pernikahan belum ada duplikat
  • Terlalu banyak catatan yang sebenarnya kurang penting
  • Arsip data perkawinan rapi & unik (menggunakan amplop, sehingga tidak mengundang orang untuk membuka dan membaca)
  • Peggunaan data biduk sudah baik
Catatan dari Tim Kunjungan Pastoral bidang Organisasi dan Kekaryawanan:
  • Rapi
  • Standart gaji KAJ sudah diterapkan
  • Adakan pertemuan rutin dengan karyawan
Pesan RD. Adi Prasojo: Saya berharap para gembala (para Romo) dapat mengembangkan potensi-potensi pelayan-pelayan yang ada untuk pengembangan umat.

Kata penutup dari Romo Kesar: Kami para Romo semangat karena melihat semangat yang ada pada para pengurus.


Demikian rangkaian acara kunjungan pastoral di Paroki Harapan Indah. Dari A sampai Z telah di evaluasi dengan rinci dan kami mengundang semua umat untuk turut serta berpartisipasi mengisi dan melengkapi di bagian-bagian yang masih kurang sambil belajar kepada bagian-bagian yang sudah cukupp bagus. Tidak ada kata terlambat untuk melayani !

By Ignasia Alfonsa | Komsos St Albertus Agung 

Ini Darahku Mana Darahmu ?

Written By KOMSOS Team on Minggu, 18 September 2016 | 14.33

Sie Kesehatan bersama umat Paroki Harapan Indah pada hari Minggu, 18 Sepember 2016 mengadakan donor darah , kegiatan ini sudah menjadi kalender gereja yang diadakan 5 kali dalam satu tahun.


Donor darah diadakan setelah misa minggu kedua, Jam 10.15 WIB. Umat terlihat begitu antusias ikut terlibat dalam kegiatan ini. Donor darah hari ini bersamaan dengan acara ulang tahun ke 4 WKRI DPC. St. Albertus Agung. 

Terimakasih kami ucapkan kepada Tim dokter , perawat dan umat yang sudah ambil bagian dalam kegiatan ini. Marilah kita sebarkan KASIH untuk sesama. 

By Petrus Urspon | Komsos

Minggu Biasa XXV

 "Renungan 18 September 2016 "Minggu Biasa XXV"


"Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian
ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain,
atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain.
Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon" [Luk 16:13]

Kasihilah Tuhan semata!

Ada tetangga yang hampir setiap hari ribut. Semua tetangganya tahu keributan itu disebabkan karena kondisi ekonomi yang menekan. Tatkala memiliki uang cukup, suami-isteri itu tampak mesra. Tatkala menipis atau kosong, dapat dipastikan “ribut”. Dari mulut sang isteri sendiri aku mendengar, “Yang penting duit!”

Benarkah demikian?

Beberapa orang dapat saya sebut: orangtuaku, sepupuku, dan diriku sendiri; tanpa uang mencukupi, bisa makan, berkegiatan, ... bahkan diriku bisa meraih gelar sarjana tanpa sepeser pun dari keluargaku. Uang tidaklah menentukan kemesraan hidup perkawinan dan dalam keluarga. Uang tidak akan mampu menyempurnakan pribadi orang per orang. Orang memang sangat-sangat menggoda. Ia memiliki daya pikat yang luar biasa, sehingga harga diri seseorang direlakan demi uang itu sendiri.

Yesus mengingatkan umat beriman agar Allahlah yang menentukan hidup manusia. Ia adalah kasih. Kasih pulalah yang menentukan kemesraan hidup antar-pribadi, dalam keluarga, dan dalam masyarakat. Kenyataan kasih itu tampak dari orang-orang yang dengan ikhlas hati memberi makan kepada orang-orang yang menggelandang, tidak punya sanak keluarga yang mau “memelihara”-nya. Kasih itu pulalah yang membuat seorang suami, tetanggaku, setia mendampingi isterinya yang terkena diabetes akut. Kasih itu pulalah yang tetap membuat kedua orangtuaku tetap menyayangiku.


Tatkala kasih itu diukur dengan uang, bagaimana jadinya? Kasih lebih penting daripada uang, bukan sebaliknya. Tatkala kita menyadari akan kuat kuasa kasih, kita dituntun pada realitas kasih ilahi dalam hidup setiap insan. Kasih ilahi sungguh luar biasa sehingga kita dimampukan untuk saling mengasihi dan mengasihiNya.  Amin.

By Slamet Harnoto | Tim Komsos

BEDAH PHOTO

Written By KOMSOS Team on Sabtu, 17 September 2016 | 14.47

A L T O [ Albertus Photo Club ] kembali akan menggelar acara Bedah Photo dan pembekalan untuk menambah ilmu photography bagi para anggota agar dalam melayani di Gereja lebih sempurna. Silahkan jangan dilewatkan acara ini yang akan diselenggarakan pada :
  • Hari Minggu
  • Tgl 18.9.16
  • Pukul 12.00 s/d 14.00
  • Tempat Aula Gereja St Albertus Agung 
Para pengurus berpesan melalui media ini agar para anggota ALTO dapat hadir tepat waktu mengingat jadwal penggunaan ruang di Gereja kita sangat padat sehingga diharapakan acara dapat berlangsung tepat waktu.

Demikian sekilas info seputar ALTO mohon partisipasi umat !

sumber : Kiandy ALTO
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Gereja Santo Albertus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger | Develop by WELL PRO MANAGEMENT