TUHAN YANG SURUH


















TUHAN YANG SURUH (Luk 5:1-11)

Profesional tetapi gagal dalam pekerjaan tentu sangat mengecewakan. Simon Petrus dkk mengalami hal itu. Sepanjang malam mereka tidak menangkap seekor ikanpun, padahal malam hari adalah waktu yang paling baik untuk menangkap ikan.

Pandangan Simon Petrus tentang pekerjaan berubah ketika ia mengijinkan Yesus masuk ke perahunya dan mengikuti perintah-Nya untuk bertolak ke tempat yang dalam, "Bertolaklah ke tempat yang dalam..." (Luk 5:4). Mengijinkan Yesus masuk ke dalam perahu berarti mengijinkan Dia terlibat dalam pekerjaaan.

Tidak ada seorangpun yang lolos dari rutinitas harian termasuk pekerjaan. Setiap pagi sampai malam kita berada dalam lingkaran hidup yang hampir sama. Itulah rutinitas. Yang membuat rutinitas selalu menarik adalah semangat baru dalam mengerjakannya. 

Pekerjaan akan sangat membosankan apabila dilihat sekedar sebagai kewajiban atau tuntutan dari pemimpin dll. Tetapi akan menjadi lain, apabila orang menyadari bahwa Tuhan yang memintanya untuk bekerja demi tujuan mulia tertentu. "Tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:5).

Salam Kasih Dalam Sang Sabda.

P. Yonas, SVD (QC, 4/8/14)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel