Bersyukur Akan Kasih Tuhan Yang Tiada Batas

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 10 jam dengan naik kereta api akhirnya rombongan WKRI St. Albertus yang berjumlah 15 orang tiba di stasiun Tugu Yogyakarta sore hari. Perjalananan dari Kota Harapan Indah Bekasi menuju Yogyakarta kali ini dalam rangka menghantar Suster Vinsensia KYM, menuju tempat berkarya yang baru. Terlihat wajah ibu-ibu terutama Sr. Vinsensia tampak ceria. Rombongan menuju Wisma KYM Papringan Sleman dan disambut penuh sukacita oleh suster-suster yang ada disana. Hari ini tanggal 29 Agustus 2013 merupakan hari bersejarah bagi Susteran KYM Papringan karena menurut mereka ini adalah kunjungan yang terbesar didatangi tamu dari luar kota.


“Bersyukur akan kasih Tuhan yang tiada batasnya,” inilah tema Ibadat penyambutan Sr. Vinsensia KYM, dan ibadat dipimpin oleh Sr. Emerensiana KYM. Dalam sambutannya Sr. Vinsencia mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu WKRI St.Albertus Harapan Indah atas kasih, pengorbanan dan kebersamaannya menghantar beliau menuju Wisma KYM Papringan Yogyakarta. Suasana semakin meriah dan penuh gelak tawa saat para suster mementaskan drama singkat dengan tokoh central melakonkan kebiasaan Sr. Vinsensia yang diperankan oleh Sr. Laurentina.

Setelah disuguhi hiburan yang sangat menghibur rupanya santapan lezat pun sudah terhidang untuk disantap yang disajikan oleh para suster KYM. Disela-sela santap malam terlihat ibu-ibu WKRI saling bertukar cerita dengan para suster. Wisma KYM Papringan dihuni oleh delapan suster dan Sr. Vinsensia KYM akan menjadi ibu komunitas disana. Dan sebagai ibu komunitas di Susteran KYM Harapan Indah Sr. Vinsensia digantikan oleh Sr. M. Selestina Sinaga KYM yg pada saat itu juga hadir ditengah-tengah kami.


Sebagai umat Stasi Harapan Indah St. Albertus sangat tidak asing dengan sosok Sr. Vinsen itulah panggilan kesehariannya, karena beliau sangat dekat dengan umat dan karyanya bisa kita rasakan terlebih saat penggalangan dana pembangunan gedung gereja dan kegiatan di lingkungan-lingkungan. Sr. Vinsen berkarya di Stasi Harapan Indah St. Albertus sejak tahun 2005. Kebiasaan beliau mencatat nama- nama umat beserta tanggal lahir maupun perkawinannya lalu didoakan saat hari jadinya dan mengucapkan selamat kepada yang beliau doakan.

Sr. Vinsen sangat lekat dan identik dengan doa, jadi beliaupun dijuluki sebagai suster pendoa. Umat sangat kehilangan sosok seorang ibu yang terpancar pada beliau, namun kami percaya Tuhan memberi tugas baru pada Sr. Vinsen adalah untuk menyempurnakan karya panggilannya.

Proficiat Sr. Vinsensia Sipayung KYM, selamat bertugas ditempat yang baru.
Tuhan memberkati dalam hidup dan karya kita.

Ditha Urspon

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel