Religious Touring Sepuluh Gua Maria

Dalam rangka bulan Maria, Paduan Suara Orang Muda Katolik (PS OMK) St. Albertus Agung, Harapan Indah mengadakan religious touring ke sepuluh Gua Maria yang ada di Bekasi dan Jakarta pada hari Kamis 15 Mei 2014, dengan tema “Melayani sesama dengan tulus hati meneladani sikap hidup Bunda Maria.” Susunan acara kami adalah berdoa satu peristiwa Rosario dengan satu wujud doa yang kami tuliskan dan kami ikat pada bunga mawar di tiap-tiap Gua Maria yang kami kunjungi.

 
Dengan mengendarai delapan sepeda motor, kami yang berjumlah enam belas orang berkumpul di Gereja St. Albertus pada pukul 06.00 WIB untuk memulai doa pertama kami yaitu Peristiwa Gembira pertama dengan wujud doa bagi PS OMK St. Albertus agar semakin giat melayani dalam kasih dan persaudaraan dengan penuh kerendahan hati, seperti motto kami, “Serviens Domino Cum Omni Humilitate” yang berarti, “Melayani Allah dengan rendah hati.”
 
 

Pukul 06.30 WIB, kami berangkat menuju perhentian kami yang kedua, yaitu Gereja St. Mikael-Kranji. Kami berdoa Peristiwa Gembira yang kedua, dengan wujud doa bagi Bapa Suci, Uskup, Imam, Biarawan dan Biarawati. Ada yang istimewa ketika kami selesai berdoa di Gua Maria Gereja St. Mikael-Kranji, kami bertemu dengan Romo Fransiskus Asisi Heru Kurniawan, SVD. Beliau mengajak kami melihat-lihat kebun hidroponiknya. Dan ketika berpamitan untuk melanjutkan perjalanan, kami mendapat berkat spesial dari Romo Heru.
 
Perhentian ketiga kami ialah Gereja St. Anna, Duren Sawit. Kami mendaraskan Peristiwa Gembira ketiga dengan wujud doa bagi kedua orang tua kami. Selanjutnya kami menuju ke Gereja Keluarga Kudus, Rawamangun. Disana kami berdoa Peristiwa Gembira keempat dengan wujud doa bagi bangsa dan tanah air tercinta, Indonesia. Kami menutup Peristiwa Gembira kelima kami di Gereja St. Bonaventura, Pulomas, dengan wujud doa bagi Gereja Katolik yang tersebar di seluruh dunia.

 
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 WIB, kami pun bersantap siang bersama di sebuah rumah makan Padang di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju Rumah Sakit St. Carolus. Disana kami memulai doa Rosario kedua kami yaitu Peristiwa Sedih yang pertama dengan wujud bagi para orang sakit.
 
Perhentian ketujuh, Gereja Hati Kudus Yesus. Kami berdoa Peristiwa Sedih kedua dengan wujud doa bagi anak-anak terlantar, yatim piatu, gelandangan dan anak-anak yang kurang mendapat perhatian dan kasih sayang keluarga.

Perhentian selanjutnya Gereja Katedral, Jakarta. Sebelum tiba di Gereja Katedral, sepanjang perjalanan kami membagikan nasi bungkus kepada para pemulung dan pengemis yang kami temui. Tidak banyak memang, tetapi itu salah satu wujud berbagi dari sebagian kecil yang kami miliki dan kami bagikan dengan tulus hati. Di Gereja Katedral kami berdoa Peristiwa Sedih ketiga dengan wujud doa bagi mereka yang secara diam-diam meninggalkan Gereja.
 

Peristiwa Sedih keempat atau perhentian kesembilan dengan wujud doa bagi bayi-bayi yang diaborsi, kami daraskan di Gereja St. Yohanes Bosco, Sunter-Jakarta Utara. Sebagai penutup rangkaian perjalanan kami, tibalah kami di Gereja St. Yakobus, Kelapa Gading-Jakarta Utara. Kami berdoa Peristiwa Sedih kelima dengan wujud doa bagi kami orang berdosa dilanjutkan dengan doa Novena Tiga Salam Maria dan Jiwa Maria.

Selesai sudah rangkaian acara touring kami. Walaupun capek dan pegal tetapi apa yang kami dapat dalam perjalanan kami sungguh sesuatu yang sangat berharga dan berkesan. Harapan kami, semoga lain kali kami dapat mengadakan acara yang lebih bermakna lagi. Kami juga berharap, semakin banyak OMK yang terpanggil untuk menjadi anggota paduan suara St. Albertus. Amin. Tuhan memberkati.

Fransiska Sandra

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel