MEWARTAKAN DAMAI DARI DALAM RUMAH













MEWARTAKAN DAMAI DARI DALAM RUMAH (Luk 10:1-12)

Setiap orang pasti ingin tinggal dalam rumah atau komunitas yang suasananya penuh damai. Kerinduan akan hidup yang penuh damai juga diinginkan oleh Yesus kepada 70 murid yang diutus-Nya. IA berpesan kepada mereka untuk mengucapkan salam, "Damai sejahtera atas rumah ini" (Luk 10:5) sebelum memasuki sebuah rumah.
 
Mengapa justru damai itu yang harus mereka tanyai terlebih dahulu? Karena rumah yang suasananya baik itulah yang bisa mendukung mereka untuk hidup dan bekerja. "Shalom" dalam pengertian yang luas yakni perhatian, rasa aman dan tenang, hidup tanpa huru-hara, dukungan, komunikasi, persahabatan yang cair, pengertian, kejujuran itulah yang menjadikan sebuah rumah enak untuk dihuni.
 
Kita diutus untuk bertanya apakah sudah ada damai dalam rumahku dan menciptakan damai mulai dari dalam rumah. Rumah yang penuh damai itu tidak ditentukan oleh sederhana atau mewahnya bangunan fisik, tetapi oleh hati para anggotanya yang terus berusaha untuk membangun hidup yang baik. "Damai sejahtera atas rumah ini." (Luk 10:5).
 
Salam Kasih Dalam Sang Sabda.
Rm. Yonas, SVD

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel