ADA HARAPAN DI DALAM KESULITAN

ADA HARAPAN DI DALAM KESULITAN (Mat 15:21-28)

Kesulitan tidak selamanya buruk. Kesulitan adalah berkat tersembunyi yang bisa mematangkan kepribadian dan iman seseorang. Cara pandang seperti itulah yang hidup dalam diri wanita Kanaan. Puterinya kerasukan setan dan ia minta agar Yesus menyembuhkannya. Ia menderita dengan situasi ini, ditambah lagi dengan sikap Yesus yang seolah-olah menolak dia. Meski demikian, ia tetap percaya bahwa Yesus tidak pernah akan meninggalkannya dalam keterpurukan. Ia tetap berharap akan kebaikan Tuhan di dalam kesulitannya. Harapan dan kepercayaan itu membuahkan hasil : anaknya sembuh.


Semua orang pasti ingin hidup tenang, aman dan damai. Kesulitan kalau boleh jangan pernah ada dalam lembaran hidup. Disukai atau tidak, kesulitan itu pasti selalu ada. Mengeluh saja tanpa berjuang tidak menyelesaikan masalah. Ciri orang beriman adalah memiliki harapan termasuk di dalam kesulitan. Harapan itu mendorong orang untuk berjuang mencari solusi dan berdoa mohon kekuatan dari Tuhan. Orang yang tidak lagi memiliki harapan ibarat orang yang sudah mati sebelum meninggal. "Dum spiro spero" : Selagi aku masih bernafas, aku tetap berharap".

Salam Kasih Dalam Sang Sabda.
Rm. Yonas, SVD

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel