MENYADARI KETERBATASAN



MENYADARI KETERBATASAN (Mat 14:22-36)

Sikap percaya diri berlebihan menjurus angkuh seringkali mendatangkan malapetaka karena orang cenderung mengabaikan yang lain termasuk Tuhan sendiri. Petrus begitu yakin bisa berjalan di atas air dan datang kepada Yesus. Tetapi ketika ia merasakan tiupan angin yang kencang, ia mulai merasa takut dan tenggelam. Yesus menyelamatkan Petrus dan menegurnya, "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?" (Mat 14:31).

Petrus pada awalnya merasa "di atas angin" tetapi justru angin itulah yang menenggelamkannya. Dengan peristiwa ini, Petrus diingatkan untuk menyadari keterbatasan dirinya dan melibatkan Tuhan dalam perjalanannya.

Hidup kita ibarat perahu di tengah lautan yang kapan saja bisa dihantam angin kencang dan tenggelam. Sikap yang pantas kita miliki adalah rendah hati. Orang yang rendah hati mudah mengakui keterbatasannya, membuka diri terhadap orang lain dan Tuhan, serta lebih bijak menjalani hidup. Ia juga tidak akan malu minta tolong kepada sesama dan Tuhan kalau ia jatuh dan gagal. "Janganlah memuji diri karena hari esok, karena engkau tidak tahu apa yang terjadi pada hari itu." (Amsal 27:1).

Salam Kasih Dalam Sang Sabda.

P. Yonas, SVD (QC, 5/8/14)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel