Kuasa Yesus Dalam Keseharian Umat Beriman


31 Januari 2021 Minggu Biasa IV 

“Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: "Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya” (Mrk 1:27) 

Kuasa Yesus Dalam Keseharian Umat Beriman 

Tidak sedikit umat beriman yang tidak dapat menjelaskan apa itu iman. Lebih mudah dan banyak dibicarakan tentang ajaran-ajaran Gereja dan dipercaya dengan sepenuh hati, sering kali tanpa permenungan dan kekritisan. Tidak begitu mudah bagiku sendiri, sama seperti yang lain, memahami kebersatuan dengan Yesus. Begitu jelas tatkala aku merenungkan kebersatuan dengan Yesus dan Gereja. 

Bagiku, kebersatuan dengan Yesus tidak sekadar sehati dan sepikiran dengan Yesus. Kebersatuan dengan Yesus menunjuk pada kuasa Yesus yang nyata sungguh dalam keterbatasan hati dan budi dalam menangkap, merasakan, dan memahaminya. Apakah kebersatuan itu menjadikan diriku persis sama seperti Yesus? Tentu saja tidak. Individualitasku tetaplah ada. Kebersatuan dalam kuasa Yesus berarti bahwa diriku dijadikan pekerja di kebun anggur Tuhan, Sang Pemilik kebun anggur. Dengan kuasa Yesus yang luar biasa itu, aku mampu karena dimampukan untuk mengatasi hal-hal yang sering kali tidak masuk akal. Dengan kuasa Yesus, aku mampu mengusir kekuatan jahat di dalam diriku dan sesamaku. Keraguan sedikit hanya akan memperkuat benteng-benteng pertahanan kuasa kejahatan. Maka, kebersatuan dengan Yesus berarti keyakinan teguh akan kuat kuasa Yesus di dalam diriku. 

Konsekuensi dari kebersatuan seperti itu salah satunya adalah bahwa aku tidak bertindak dari diriku sendiri. Aku mengasihi sesamaku karena kasih Yesus ada di dalam diriku. Aku bekerja keras karena kekuatan Yesus ada di dalam diriku. 

Penting bagiku, kuat kuasa Yesus yang ada di dalam diriku sendiri sering bekerja sendirian, tanpa kusadari, tanpa kukehendaki. Dalam hal ini kusadari sepenuhnya bahwa kasih Yesus melebihi kemauan atau kehendak dan kemampuan diriku. Aku tidak dapat mengendalikan atau berkuasa atas kuasa Yesus. Biarlah Dia bekerja dalam hidupku, meski tidak sesuai dengan rancanganku, atau pikiranku. 

Bagaimana dengan Anda?

~o0o~

 


Penulis : Slamet Harnoto & Publisher : F.X Rudy - Tim PARPOL  [Partisipan Pelayan Online]
Paroki Harapan Indah Bekasi

0 Response to "Kuasa Yesus Dalam Keseharian Umat Beriman"

Posting Komentar

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel