Tuhan Segala Bangsa

5 Januari 2020 
HR Penampakan Tuhan
Hari Anak Misioner Sedunia
                                                                                 
“Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, 
ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan memersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan, dan mur” (Mat 2:11)

“Tuhan Segala Bangsa”
  


Gerimis sore itu membuat hawa kamarku terasa dingin, tidak seperti biasanya. Dari kamar lantai dua aku menuruni tangga. Aku hendak tiduran di sofa kamar tamu. “Tentu terasa sangat nyaman dengan kesejukan”, pikirku. Tak dinyana, sofa kamar tamu penuh dengan sayap laron. Entahlah pada ke mana laron-laron. Kulihat masih ada beberapa laron beterbangan mengitari lampu-lampu di kamar tamu. Kuperhatikan lantai kotor dengan sayap-sayap laron. Sekali lagi, gak tahulah ke mana laron-laron setelah sayapnya terlepas.

Seperti hubungan antara lampu dan laron, Tuhan dan umat manusia memiliki keterkaitan hidup. Lampu menarik perhatian laron. Demikian pun Tuhan memiliki daya tarik yang mencengangkan umat manusia. Lebih daripada hubungan lampu-laron, Tuhan memberikan hidup bagi umat manusia. Karena hidup itulah, umat manusia mampu memilih dan menentukan bahwa Tuhanlah yang harus disembah.

Tuhan tidaklah milik orang Yahudi. Tuhan teruntuk seluruh umat manusia, Tuhan Segala Bangsa. “Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu” (Yes 60:3). “... orang-orang bukan Yahudi, karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus” (Ef 3:6). “Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan memersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan, dan mur” (Mat 2:11).

Maka, adakah umat beriman yang mengeksklusikan sesama dari Tuhan yang satu dan sama? Adakah umat beriman yang berpikir bahwa ada sesama yang tidak memiliki kerinduan yang sama akan Tuhan yang satu dan sama? Apakah kehadiran Yesus yang menyelamatkan hanya bagi orang tertentu, bangsa tertentu saja?

Baiklah direnungkan bahwa Yesus adalah Tuhan bagi segala bangsa. Dialah Penyelamat seluruh umat manusia. Adalah tanggung jawab umat beriman untuk memberitakan kabar sukacita akan Allah yang menghendaki keselamatan seluruh umat manusia. Adalah gerak imani umat beriman untuk membawa terang keselamatan dalam dan melalui Yesus Kristus bagi semua orang dari segala bangsa.


Selamat merenung! Berkat Tuhan!

By Slamet Harnoto  - Tim PARPOL  [ Partisipan Pelayan Online ]
Paroki Harapan Indah Bekasi

0 Response to "Tuhan Segala Bangsa"

Posting Komentar

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel