Waspada dan Bijaksana

Waspada dan Bijaksana (Lukas 21: 5-11)
   
"Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan." Kata-kata Yesus dalam injil hari ini mengajak kita untuk mengenali Dia secara lebih mendalam. Hati yang selalu rindu akan Tuhan dan cinta yang sungguh kepada Yesus, dengan pengetahuan iman Katolik yang tepat dapat mempermudah kita untuk mengetahui apakah suatu ajaran itu benar atau sesat.
   

Jikalau kita masuk ke toko buku, ada begitu banyak tulisan yang merongrong iman kita. Karena itu kita perlu pandai dan bijaksana memilih bacaan. Jangan sampai bacaan-bacaan itu memperngaruhi dan merongrong iman kita. Sebab bacaan yang sungguh bernuansa Katolik selalu tertera keterangan: 'Nihil Obstat' dan 'Imprimatur' pada awal halaman buku yang diikuti dengan nama uskup atau romo atau para ahli Katolik yang berkompeten menyatakan bacaan ini layak ataukah tidak untuk perkembangan hidup iman Gereja.
   

Jadi sikap waspada dan bijaksana ini sangat perlu dimiliki. Dan salah satu cara menghindarkan diri dari penyesatan atau ajaran-ajaran yang merongrong iman adalah: Dekatkan diri pada Tuhan dengan rajin berdoa, baca Kitab Suci setiap hari sambil merenung dan menghayatinya; libatkan diri secara aktif dalam hidup menggereja baik di pusat paroki maupun di wilayah dan lingkungan; bacalah sesering mungkin bacaan iman katolik, baik melalui buku-buku maupun via pelayanan website seperti: www.imankatolik.or.id, dan lain sebagainya.
   

Iman yang lahir dari Hati dan didukung dengan wawasan iman yang luas akan membuat hidup beriman jadi lebih matang dan tidak mudah jatuh! Waspadalah dan Bijaksanalah.
 

Salam Dalam Sang Sabda.
P. Anton Ebo Resi, SVD

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel