Pendosa Bertobat, Allah Gembira

Pendosa Bertobat, Allah Gembira (Lukas 15:1-10)

Kaum Farisi dan ahli Taurat cenderung memandang dirinya benar dan merasa tidak pernah berdosa. Sehingga ketika melihat Yesus sangat dekat dan akrab dengan para pendosa, mereka tidak mampu menerimanya dan tidak memahami mengapa hal seperti itu bisa terjadi.

Mereka lupa bahwa si pendosa pun butuh pengampunan dan bisa bertobat. Si pendosa itu adalah orang-orang malang yang kehilangan arah dan tersesat jalannya. Melalui perumpamaan tentang domba yang hilang Yesus mau menegaskan bahwa Allah dan para malaikatNya akan sangat bergembira bila ada satu saja orang berdosa yang bertobat.


Pesan yang bisa kita ambil dari sabda Tuhan hari ini adalah bahwa: Yang pertama semua kita pasti tidak luput dari perbuatan dosa. Karena itu Allah meminta kita untuk terus menerus bertobat ketika kita berdosa. Jangan sampai ketika ditimbang; dosa kita lebih banyak jumlahnya dari pada pertobatan! Dan yang kedua, marilah mencoba bersikap seperti Tuhan Yesus. Di sekitar kita ada begitu banyak orang yang di "cap" negatif di masyarakat, karena berdosa atau melakukan suatu kesalahan. Mereka bisa saja sadar dan merasa tidak diperhatikan lagi. Akhirnya mereka hidup dalam penderitaan akibat dibenci oleh sesama. Seperti Kristus, kita harus merangkul mereka dan memberi kembali kepercayaan dan kasih, seperti yang telah Yesus contohkan.

Jika hari ini anda sanggup memaafkan satu orang dan merangkul dia dalam perdamaian, yang membuat dia sadar akan segala kesalahannya dan bertobat, maka Allah dan segenap Surga akan berbahagia. Jika anda sanggup membahagiakan Allah, maka anda pun mendapat tempat di hatiNya. Berjuanglah! Kita pasti bisa.
 
Salam Dalam Sang Sabda.
P. Anton Ebo Resi, SVD

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel