Senyum Untuk Kerajaan Allah


Senyum Untuk Kerajaan Allah (Lukas 17:20-25)

Ketika orang bertanya, "Apakah anda mau masuk ke Surga?" Hampir semua kita menjawab, 'Ya' dengan spontan, cepat dan tanpa pertimbangan. Namun ketika orang bertanya, "Apakah anda mau duluan masuk ke sana?" Maka kita cenderung diam dan berpikir serta membuat pertimbangan. Padahal hingga saat ini kita semua telah menyadari bahwa tujuan hidup manusia di dunia ini adalah menggapai hidup di dalam Surga.

Hari ini Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita bahwa Surga atau Kerajaan Allah itu sudah ada di tengah-tengah kita dan hadir di dalam realitas hidup sehari-hari. Tergantung bagaimana kita membuka hati dan hidup untuk menghadirkan Kerajaan Allah kepada sesama. Nilai-nilai kasih, damai, sukacita, pengampunan dan pembebasan adalah bukti bahwa Kerajaan Allah itu sudah ada di dalam dunia. Jadi kita tidak perlu bertanya seperti orang Farisi, kapan Kerajaan Surga itu datang. Sebab Kerajaan Allah akan datang pada diri kita bila kita mampu mewartakan nilai-nilai tersebut.

Karena itu, marilah pada hari ini kita berjuang untuk menggapai Allah dengan membuat KerajaanNya tampak dalam hidup yang penuh damai, kasih dan pengharapan dengan sesama. Contoh kecil; berikanlah senyumanmu yang menyenangkan demi menggembirakan sesama. Sebab, "Sebuah senyuman mampu menghadirkan realitas Tuhan ke dalam diri orang lain." Demikian kata Muder Teresa. Dengan kata lain; 'Satu senyuman, Kerajaan Allah hadir!'

Marilah sekarang, berusaha untuk tersenyum dengan terus menaburkan kasih, damai, sukacita dan pengampunan mulai dari dalam keluarga masing-masing; dengan orangtua dan saudara/i, sampai kepada sesama yang kita jumpai; kapan dan di mana pun.

Salam Dalam Sang Sabda.
P. Anton Ebo Resi, SVD

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel