Membangun Persahabatan Dalam Kasih!

6 Mei 2018 HARI MINGGU PASKAH VI
                                                                                                                                   
Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu
(Yoh 15:12)

Membangun Persahabatan Dalam Kasih 
Ada satu hal menarik yang sering diabaikan oleh umat beriman: persahabatan kasih! Persahabatan bukanlah khas kaum muda atau remaja. Persahabatan tampak begitu jelas ditampakkan di dalam tulisan Injil Yohanes yang umat beriman dengarkan pada Hari Minggu Paskah VI ini. Hubungan antar-umat beriman digambarkan sebagai hubungan antar-sahabat. Yohanes menampilkannya sebagai yang keluar dari mulut Yesus, Sang Guru sendiri. Dengan kata lain, persahabatan murid-murid Tuhan merupakan ajaran Tuhan Yesus sendiri.


Persahabatan itu haruslah dilandasi dengan dan oleh kasih. Yohanes dalam suratnya yang pertama menunjukkan bahwa kasih itu merupakan anugerah ilahi, yakni karya penebusan Allah dalam dan melalui Kristus Yesus, Sang Putra Tunggal. Kasih itu nyata sebagaimana Yesus mengasihi sahabat-sahabatnya. Dikatakan, tiada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang sahabat yang menyerahkan nyawanya bagi sahabat-sahabatnya. Para umat beriman diperintahkan untuk saling mengasihi sebagai sahabat satu dengan lain, sebagaimana Kristus Yesus telah mengasihi.

Dalam kenyataan hidup menggereja sering tampak jelas umat beriman mengabaikan kasih persahabatan yang diperintahkan Kristus itu. Ego sering tampak begitu dominan. Berbagai pertemuan dan kegiatan seharusnya semakin menyadarkan umat beriman untuk menyadari kecenderungan ego tersebut. Kasih persahabatan sebagaimana dicontohkan Sang Guru seharusnya membuat, tidak sekadar menantang, umat beriman untuk semakin memerhatikan sesamanya sebagai sahabat dalam kasih. 

Kasih persahabatan mestinya menjadi tali pengikat batiniah umat beriman tatkala tantangan sosial semakin tajam. Tidak ada aturan lain yang mampu mengikat persahabatan, kecuali kasih. Semua umat beriman telah menerima kasih. Semua umat beriman dengan demikian mampu untuk mengasihi sesame dalam persahabatan. Di mana pun sudah seharusnya umat beriman senantiasa mengulurkan tangan kasih persahabatan.

By Slamet Harnoto

0 Response to "Membangun Persahabatan Dalam Kasih!"

Posting Komentar

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel