Kebersatuan Nan Akrab

13 Mei 2018 HARI MINGGU PASKAH VII 
“Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita” (Yoh 17:11b)
Kebersatuan Nan Akrab 

Sangat menarik kehidupan umat beriman! Dalam suatu perayaan Ekaristi saja dapat ditemukan pribadi-pribadi yang unik, berbeda satu dengan lainnya. Mereka berasal dari berbagai latar belakang pribadi dan sosialnya. Tetapi mereka adalah satu, satu persekutuan umat beriman. 

Baik ditilik lebih tajam kebersatuan itu. Kebersatuan itu tidaklah berarti bahwa pribadi-pribadi menjadi sama. Tidak! Mereka adalah pribadi-pribadi unik, yang sungguh berbeda. Tidak pernah dalam kebersamaan gerejawi mereka pada akhirnya menjadi pribadi-pribadi yang sama persis. Dalam hal ini baiklah direnungkan bagaimana doa Yesus: “supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita”. Kebersatuan Bapa dengan Yesus tidaklah menyatakan kesamaan pribadi antara Bapa dan Yesus. Kebersatuan mereka justru menunjukkan kesatuan kehendak karya penyelamatan umat manusia. Bapa yang mengutus Putra dalam kepatuhanNya pada kehendak Bapa. 


Keakraban pun haruslah diperhatikan umat beriman. Nama Allah yang sangat keramat bagi bangsa Yahudi sampai tidak boleh diucapkan, kini sangat boleh diucapkan: “Abba, Bapa”. Panggilan ini menunjukkan keakraban yang dianugerahkan Yesus kepada umat beriman. Allah adalah Bapa bagi seluruh umat beriman. Keakraban ini pulalah yang seharusnya dimiliki oleh dan dalam kebersamaan umat beriman. 

Dalam konteks komunikasi, tentunya keakraban dan kebersatuan Bapa dan Yesus tidak sekadar menjadi dasar dan arah membangun kebersamaan. Keakraban dan kebersatuan itu menghidupi umat beriman, sehingga kebersamaan umat beriman tidaklah artificial, tetapi sungguh akrab, karena adanya saling mengenal satu sama lain dalam komunikasi dialogal yang intensif. “supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita”. Demikianlah Sabda Tuhan.

By Slamet Harnoto

0 Response to "Kebersatuan Nan Akrab "

Posting Komentar

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel