Peribadatan Kasih

Renungan 26 Agustus 2018 HARI MINGGU BIASA XXI 

“Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. 
Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup” (Yoh 6:63) 
Peribadatan Kasih 

Baik kiranya senantiasa diingat bahwa kata “daging” menunjuk pada kehidupan duniawi yang menjauhkan hidup manusiawi dari hidup ilahi. Kata itu sering digantikan dengan kata “dunia” dalam Kitab Suci. Seturut dengan tradisi mistik alkitabiah, kehidupan duniawi ditandai dengan hawa nafsu. Orang yang terpenjara oleh dan di dalam hawa nafsu tentunya tidak mampu untuk menggapai hidup ilahi. Dia akan tidak mampu mengalami dan merasakan karya Allah di dalam hidupnya, berbeda dengan umat Israel baik sebagai pribadi maupun sebagai bangsa mengalami dan merasakan karya Allah yang sungguh dahsyat. Pada akhirnya semua peribadatan mengungkapkan kasih pribadi-pribadi manusiawi kepada Allah. Yosua dan seluruh Bangsa Israel merasakan karya kasih Allah sejak pembebasan dari Mesir dan selama perjalanan di padang gurun (bdk. Yos 24:17-18). 


Peribadatan sering dengan mudahnya jatuh ke dalam tata lahiriah, seturut benar salahnya aturan yang dianut. Merujuk surat Paulus kepada jemaat Efesus, dimana hubungan Kristus dan jemaat digambarkan sebagai hubungan suami-isteri (lih. Ef 5:21-32), peribadatan haruslah menyatu dengan gerak jiwa sehari-hari. Orang beribadat haruslah mewujud dalam hubungan dengan sesamanya. Adakah aliran hidup baik dalam tata peribadatan maupun dalam hidup harian? 

Kata kuncinya adalah “perkataan-perkataan Yesus” (bdk. Yoh6:63). Orang yang memiliki kasih akan mendengarkan perkataan-perkataan Yesus, bukannya meninggalkannya. Orang yang memiliki kasih akan menuruti perkataan-perkataan Yesus, bukan menyangkalnya. Orang yang memiliki kasih akan mewujudkan perkataan-perkataan Yesus. Orang yang memiliki kasih akan beribadat tidak sekadar tata lahir, tetapi sungguh tata batin yang mengalir dalam tata social. Mampukah kita memiliki peribadatan kasih?

By Slamet Harnoto

0 Response to "Peribadatan Kasih "

Posting Komentar

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel