Menjadi Saksi Kristus

Minggu, 20 Juli 2014 Stasi Albertus mengadakan rekoleksi untuk 344 orang peserta penerima Sakramen Penguatan dengan tema “Menjadi Saksi Kristus” bertempat di 2 sekolah yang digunakan sebagai tempat pembinaan.



Peserta kelas 1 SMP – 3 SMP di Sekolah Cahaya Harapan materi dibawakan oleh Romo Antonius Padua Ebo Resi, SVD dan peserta kelas 1 SMA – Kuliah dan dewasa di Sekolah Tunas Harapan Nusantara materi dibawakan oleh Romo Antonius Sarto Mitakda, SVD.

Dalam materinya Romo Anton menjelaskan bahwa dengan menerima Sakramen Penguatan berarti berakar dalam Allah Tritunggal dan Gereja untuk menjadi saksi Kristus. Semuanya itu dapat diwujudkan dalam karya nyata melalui pelayanan dan berbagi terutama kepada yang miskin, lemah, kecil, dan tersisih dalam masyarakat. Anak-anak dapat ikut berperan aktif dalam kegiatan kelompok Kategorial yang ada di Stasi seperti Misdinar, OMK, PDKK, Koor dan Legio Maria.



Sedangkan dalam materinya Romo Sarto menjelaskan arti kata Rekoleksi yaitu mengumpulkan kembali hal-hal yang sudah kita tanamkan seumur hidup kita, hening dalam batin untuk mengambil nilai-nilai kesaksian-kesaksian tentang Kristus dalam hidup kita dan semakin menyadari pengalaman perjumpaan yang hidup tentang Kristus sendiri dalam diri kita.

Untuk itu kita harus lebih bertanggung jawab pada hidup kita karena :
1. Allah menghendaki semua manusia diselamatkan.
2. Allah melakukan segala sesuatu untuk maksud tersebut.
3. Allah menjadikan kita anak-anak-Nya.   

Menjadi Katolik berarti menjadi seperti Kristus atau Kristus yang lain bagi sesama dengan cara mengampuni, melayani, menghargai, mengasihi dll.



Setelah menerima Sakramen Penguatan kita diharapkan menjadi Alter Kristus/Saksi Kristus dengan cara :

1. Hidup bagi orang lain tanpa pandang bulu.
Tidak lagi memusatkan perhatian pada kepentingan diri sendiri tetapi kepada kepentingan orang lain.

2. Memihak kepada orang-orang yang tersisih.
Yesus menyamakan diri-Nya dengan mereka dan mengasihi dengan tidak mengharapkan balasan.

3. Mengasihi dengan melebihi dari yang disyaratkan.
Tuhan mau melibatkan kita untuk melayani.

4. Kasih mensyaratkan iman dan iman mensyaratkan kasih.
Melakukan sesuatu untuk mengembalikan hidup kita dalam jalur Allah.

5. Menaati segala perintah Allah.
Dengan rendah hati mau belajar menerima dan melaksanakan segala sesuatu yang diperintahkan oleh-Nya.

6. Setia kepada Gereja yang didirikan Kristus.
Kristus yang mendirikan Gereja-Nya diatas Rasul Petrus.

7. Mengambil bagian dalam Tritugas Kristus.
Menjadi Imam, Nabi dan Raja.

Saksi dalam tradisi kekristenan :

1. Seseorang yang secara keseluruhan dilibatkan dalam kesaksian.
2. Seorang saksi kristiani diajukan ke pengadilan jahat.
3. Sebagai seorang murid Yesus yang setia dia akan bersaksi.



The Spirit of Pentecosta diberikan kepada para rasul dan kita semua, semangat Tuhan jadi kekuatan baru. Kebaharuan hidup, keluar dan berani bersaksi. Dalam sejarah Gereja selama 2000 tahun banyak rangkaian kesaksian iman kepada Yesus Kristus tanpa terputus-putus. Beberapa Martir/saksi karena imannya kepada Yesus Kristus yaitu : St. Stephanus,  St. Petrus, St. Paulus, Thomas More dan anaknya Margaret, Kim Tai Gon,  Paulus Miki dkk, Maksymilian Maria Kolbe, Mother Teresa, St. Paus Paulus II dan St. Yohanes XXIII.

Semoga dengan diadakannya rekolesi ini akan semakin menguatkan hati dan iman seluruh peserta yang akan menerima Sakramen Penguatan pada tanggal 14 September 2014 di Gereja Santo Albertus.

Sie Katekese
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel