Selamat Jalan Opa Philipus Ali Tanujaya

Misa requim dan tutup peti atas berpulangnya Opa Philipus Ali Tanujaya  atau yang biasa dikenal dengan panggil Opa Benny pada hari Minggu 02 Februari 2020 pukul 19.30 dipimpin oleh Romo Gregorius Sainudin, Pr.  Misa ini berlangsung di Rumah Duka Husada, Jakarta.  Misa ini dihadiri sekitar  100 orang yang terdiri dari sanak saudara, sahabat, serta umat dari Gereja Santa Albertus Agung Harapan Indah.  Upacara misa ini selesai pada pukul 21.30. 

Yang menarik dari homili romo  adalah  setiap orang sudah pasti akan mengalaminya kematian ...... ,  tapi kapan waktunya tidak ada yang tahu.  

Apakah kita yang percaya pada Kristus ini wajib diselamatkan  ?  Belum ada kepastian juga.  Surga adalah tempat Orang Kudus,  jadi pada saat orang meninggal,  ia ditempatkan di Api Pencucian sebelum menuju Surga.  Apakah orang baik pasti masuk Surga ?  Belum tentu juga .....  !!  Syaratnya orang itu harus percaya pada Tuhan, beriman sepenuhnya pada Tuhan.  Orang yang beriman wajib berbuat baik.  Seperti ada pepatah :  Iman tanpa pembuatan adalah mustahil. 

Iman, Harapan dan Kasih inilah yang membuat kita berpengharapan agar  Opa, ayah,  suami, sahabat kita Philipus Ali  Tanujaya diterima oleh Bapa di Surga.  Semasa hidup manusia diberikan kesempatan untuk memperbaiki relasi persahabatan dengan Yesus juga terhadap sesama.  Demikian juga dengan Opa Benny.  

Menurut cerita keluarganya,  Opa Benny yang awalnya tidak percaya, akhirnya mengutarakan keinginannya untuk masuk Katholik.  Semua ini tidak terlepas dari kesabaran,  serta kegigihan dari istri tercinta Oma Maria Basri yang selalu rajin berdoa, menunjukkan keimanannya pada Tuhan.































Misa pelepasan jenazah almarhum Opa Philipus Ali Tanujaya pada hari berikutnya tepatnya pada hari Senin 03 Februari  2020 pukul 09.00 pagi oleh romo Alexandra dari Gereja Bunda Hari Kudus,  Kemakmuran Jakarta.  Misa ini dihadiri oleh sanak keluarga dan beberapa umat perwakilan dari Lingkungan Felisitas 3. 

Homili romo Alexandra yang masih mahasiswa ini berbicara tentang apa arti kematian buat orang orang beriman..... ? 

Seperti bacaan injil yang diambil dari  Tesalonika, kalau kita percaya Yesus yang wafat akan bangkit,  maka kita juga percaya bawa setiap orang yang meninggal  akan diberikan suatu jaminan kehidupan kekal.  Kematian pasti membuat hati kita bersedih,  berduka ..... tapi siapa yang bisa mengerti rancangan  Tuhan. Setiap hari adalah waktu Tuhan untuk menyelamatkan  manusia, yang merupakan suatu misteri.  Rancangan Tuhan Allah rancangan keselamatan atas kehidupan setiap  manusia.  Meskipun secara manusiawi  manusia pasti punya kelemahan , kekurangan. Tuhan sudah mempersiapkan semua yang terbaik buat manusia yang dicintainya.  Di sini iman, kepercayaan manusia diuji. 

Misa selesai pukul 10.00 dan kemudian jenazah diberangkatkan ke tempat Krematorium Sentra Medika, Cibinong.  Setibanya di Krematorium Sentra Medika Combining,  sudah mendekati jam makan siang. Sambil menunggu persiapan, para tamu yang ikut diberikan waktu beristirahat dan makan siang dulu. 

Sekitar pukul 12.30 dilanjutkan dengan ibadah pelepasan yang dipimpin oleh prodiakon bapak Anton. Acara selesai sekitar pukul 13.30 .

































By Diana  - Tim PARPOL  [ Partisipan Pelayan Online ]
Paroki Harapan Indah Bekasi

0 Response to "Selamat Jalan Opa Philipus Ali Tanujaya"

Posting Komentar

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel