FESTIVAL CAP GO MEH 2019 “MERAWAT BUDAYA & PERSATUAN BANGSA”


CAP GO MEH melambangkan hari ke lima belas bulan pertama Imlek dan merupakan hari terakhir dari rangkaian masa perayaan Imlek bagi Komunitas Tionghoa yang tinggal di luar daratan China .

Istiah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkian yang bila diartikan secara harafiah bermakna “15 hari/ atau malam setelah Imlek” 

ROMO GRAHA MENABUH TAMBUR TANDA DI MULAI NYA FESTIVAL

FOTO PRSIAPAN BARONGSAI

PANITIA & PENGURUS KOMTIKA

BARONGSAI PUTIH

BARONGSAI PUTIH

Kegiatan Festival Cap Go Meh di Indonesia di selenggarakan di berbagai kota kota besar seperti di Medan , Bangka , Palembang ,  Singkawang , Pontianak , Jakarta , Tangerang , Bogor , Bekasi ,Cirebon , Semarang , Yogjakarta , Surabaya , Manado , dan kota lainnya , Festival ini di selenggarakan rutin setiap tahun , bentuk Festival ini juga sudah berinkulturasi dengan budaya setempat dan di rayakan bersama seluruh umat komponen masyarakat setempat , bahkan oleh Pemerintah Daerah setempat dijadikan agenda tujuan wisata untuk menarik para wisatawan yang bermanfaat untuk ikut menggerakkan roda prekonomian daerah .

BARONSAI BERDUA

BARONGSAI MERAH

BARONGSAI MERAH DAN KERUMUNAN UMAT

SAMBUTAN PASTOR PAROKI

SAMBUTAN KETUA KOMTIKA

Adapun di Gereja Santo Albertus Agung Bekasi  untuk pertama kalinya Komunitas Tionghoa Katolik (KomTika)  Paroki Harapan Indah , menyelenggarakan Festival Cap Go Meh 2019 pada Hari Minggu tanggal 17 Februari 2019 pada malam hari usai Misa petang  .

Untuk Festival Cap Go Meh 2019 meempunyai tema “Merawat Budaya & Persatuan Bangsa” tema ini sangat relevan dan penting karena keduanya merupakan hal yang tidak bisa di pisahkan bagaikan satu keping mata uang yang sangat berharga dalam kehidupan bersama .

ANTRIAN LONTONG

OPA SMANGAT MENYANYI

PENYANYI FAVOURITE

FOTO MC

FOTO PANITIA & PASTOR

Usai Misa petang umat merasa surprise karena begitu keuar dari teras Gereja Santo Abertus Agung telah di sambut dengan bunyi tabuhan tambur Barongsai yang bergema bertalu talu , perpaduan dari tabuhan tambur dan gencreng yang dimainkan dengan penuh semangat ,sehingga menarik umat untuk berkumpul dengan tertib menyaksikan atraksi barongsai .

FOTO PENYANYI

FOTO BERSAMA

FOTO PENYANYI DUET

SENIOR KOMTIKA TURUT MENYUMBANG LAGU

OPA TETAP SEMANGAT

Romo Bernadus Dimas Indragraha,Pr mewakili Pastor Paroki Harapan Indah di daulat untuk membuka kegiatan Festival Cap Go Meh 2019 dengan menabuh tambur barongsai sebagai tanda secara resmi di mulainya kegiatan tersebut , kemudian di susul dengan  sepasang barongsai , satu berwarna Putih dan satu berwarna Merah yang juga menyimbulkan warna kebangsaan kita merah putih.
Tua muda dan kanak kanak seluruh umat menyambut atraksi kedua barongsai dengan penuh suka cita apalagi kedua barongsai ini melakukan atraksi yang memukau , baik gerakan empat kaki maupun gerakan berdiri dengan dua kaki , dan sesekali berlenggak lenggok melakukan liukkan tubuh , kepala dan ekor menampilkan gerekan yang unik dan menarik  ..juga dislingi kerdipan mata dan kedutan telinga barongsai , seakan akan suatu kesatuan yang hidup dan  menarik untuk di lihat terus menerus. Atraksi ini cukup memuaskan bagi umat yang berdiri dengan sabar , tertib menyaksikan atraksi meriah ini hingga usai .

PENGURUS KOMTIKA , DPH & PASTOR PAROKI

PENYANYI TRIO

UMAT MENIKMATI LAGU , MUSIK & HIDANGAN

DUET

Usai di suguhi dengan atraksi barongsai , kemudian umat selanjutnya di hibur oleh beberapa penyanyi dari internal anggota KomTika yang telah memprsiapkan diri dengan baik dengan di iringi musik membuat umat sangat kerasan untuk terus mengikuti rangkaian kegiatan festival .

Pada kesempatan ini Romo Graha juga menyampaikan sambutannya dan meminta Komunitas Tionghoa Katolik (KomTika) agar senantiasa berkarya  dan menjaga kekompakan untuk mewujudkan program program berikut nya . Usia KomTika tergolong relatif masih belia , pada kesempatan tersebut FX Bambang Sumantri selaku ketua pengurus KomTika berkesampatan untuk memperkenalkan masing2 anggota pengurus kepada umat yang hadir dan berharap agar kegiatan Festival Cap Go Meh 2019 ini bisa memberikan kegembiraan , suka cita dan kekompakan untuk terus bekerja sama serta berkarya dalam naungan Gereja Santo Albertus Agung , Paroki Harapan Indah Bekasi .

Sambil menikmati lagu dan musik yang terus mengalun merdu , umat juga ikut menikmati hidangan malam berupa lontong cap go meh dan snak lainnya , semoga dengan melaksanakan kegiatan kegiatan budaya yang ada dapat terawat , lestari dan rasa kebersamaan serta persatuan senantiasa dapat terjalin di bumi pertiwi Indonesia , sehingga cita cita untuk memajukan negara tercinta Indonesia terwujud dengan baik .

Kegiatan Festival Cap Go Meh 2019 dapat terselenggara dengan baik berkat dukungan semua pihak terutama : Romo Yustinus Kesaryanto Pr , Pastor Kepala Paroki , Pengurus Dewan Paroki Harian (DPH) , Pengurus KomTika , Panitia Imlek dan Festival Cap Go Meh 2019 , Anggota KomTika , para Donatur , MC, para Penyanyi , para Pemusik , Tim Barongsai , sound system , Konsumsi, keamanan dan semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu .

GONG XI FA CAI
SEMOGA TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA
PANITIA IMLEK & FESTIVAL CAP GO MEH 2019



---
By Bambang Sumantri  & laporan pandangan mata  Irene + Theo Hari - Partisipan Pelayan On Line (PARPOL)

0 Response to "FESTIVAL CAP GO MEH 2019 “MERAWAT BUDAYA & PERSATUAN BANGSA”"

Posting Komentar

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel