Pertemuan Ketiga - Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) Lingkungan Felisitas 2

Pertemuan BKSN III di Lingkungan Felisitas 2 dilaksanakan pada Hari Minggu, 15 September 2019 Pukul 19.30 Wib di rumah Bp. Robertus Agung / Ibu Nining di Taman Cemara Blok U3 No.17 yang dihadiri oleh 27 Orang. Pada pertemuan III kali ini yang menjadi fasilitator adalah Bp. Johanes, dengan mengambil tema “ BERHIKMAT MELALUI ALAM CIPTAAN “ dengan tokoh utamanya adalah NABI YOEL berkisah tentang Pewartaan Nabi Yoel tentang pemulihan lingkungan hidup  , hal ini sesuai dengan tema BKSN tahun ini yaitu Belajar Berhikmat dari Tokoh Kitab Suci.

Pada pertemuan III BKSN difokus kepada salah satu tokoh Nabi Yoel yang menemukan hikmat karena sangat peduli dengan keadaan lingkungan. Sesuai dengan tema BKSN yang ke III kali ini yaitu Berhikmat Melalui Alam Ciptaan, ada beberapa poin yang bisa kita ketahui, yaitu :
  • Hikmat bukan sekedar teori belaka
  • Hikmat perlu disertai tindakan konkrit
  • Peduli pada kelestarian lingkungan dan alam sekitarnya
  • Bacaan yang disarankan dalam pertemuan kali ini adalah : Yoel 1 : 5-7, Yoel 1 : 8-9, Yoel 1 : 10-12 dan Yoel 1 : 13-14
Konteks Nabi Yoel, adalah :
  • 12 Nabi kecil
  • Kerajaan Persia yang kembali dari pembuangan Babel
  • Masuk dalam lingkungan sekuler dan religious
  • Adanya ibadah ibadah meriah dengan persembahan persembahan mewah
  • Adanya Nubuat penghakiman
Pada kisah Nubuat penghakiman ada beberapa peristiwa, yaitu :
·       Ditandai dengan kehancuran alam seperti pohon anggur karena wabah belalang
·     Kerusakan ibadat berupa korban curahan dan korban sajian. Wabah kekeringan melanda karena berkat Tuhan hilang. Ibadat Bait Allah hancur total dimana imam tidak bisa mempersembahkan korban bagi Allah

Dalam kondisi alam yang sudah rusak maka Nabi Yoel mengeluarkan nasihat :
  • Keluar dari zona nyaman terutama bagi manusia manusia yang hanya mengutamakan diri sendiri tanpa memperhatikan mahluk lain, bahwa manusia dirugikan oleh kerusakan lingkungan, bukan hanya kemeriahan ibadat tetapi juga kelangsungan hidup manusia.
  • Pertobatan manusia ditandai dengan tanggungjawab manusia dalam menjaga alam semesta, manusia memiliki kemampuan untuk memperbaikinya dan harus dilakukan pertobatan masal untuk menjaga lingkungan hidup


Permenungan :

Belajar dari kondisi alam yang dihadapi pada masa nabi Yoel dan berhubungan dengan kondisi manusia saat ini maka konteks hidup kita manusia memiliki beberapa dimensi, yaitu:
  • Polusi dan kekeringan
  • Gerakan lingkungan hidup
  • Daun Palma untuk liturgi
  • Membangun niat, mari menanam kembali
Demikianlah informasi singkat kegiatan BKSN III Lingkungan Felisitas 2, semoga kisah kisah yang dihadapi Nabi Yoel dan semua usaha yang beliau lakukan bisa kita lakukan dalam aksi nyata di kehidupan dan lingkungan kita masing masing.

Dokumentasi kegiatan terlampir








By Theo Ryanto - Tim PARPOL  [ Partisipan Pelayan Online ]
Paroki Harapan Indah Bekasi

0 Response to "Pertemuan Ketiga - Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) Lingkungan Felisitas 2"

Posting Komentar

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel