PERPISAHAN SUSTER DEBORA

Berakar tapi tidak mengakar dan berbuah lebat kebaikan


Yesus sendiri sudah menunjukkan untuk pergi ke mana saja dan melakukan banyak kebaikan dan tidak berdiam di satu tempat. Berakar dan berbuah tetapi tidak mengakar.

Kita diingatkan tentang kehadiran. "Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita, dan Allah telah mengunjungi umat-Nya." Nabi itu ialah Yesus Kristus Tuhan kita. Cerita firman yang diambil yakni Yesus menghidupkan kembali anak seorang janda. Kutipan penegasan yang Yesus katakan, "Hai pemuda, Aku berkata kepadamu bangkitlah." Kita semua pun yang masih hidup secara jasmani mungkin mati secara rohani diminta bangkit kembali di dalam iman dan kepercayaan lewat setiap tindakan dan perbuatan. Bagi biarawan-biarawati diminta untuk bangkit dalam semangat panggilan dan pelayanan.
 



Apa yang kita maknai dari firman di atas? Kepergian seseorang yang kita sayangi memang menyedihkan. Namun sebaliknya, ada sesuatu yang menggembirakan setelah ada pemberi harapan di mana Yesus dengan belas kasih-Nya menghidupkan anak janda itu. Kita pun sama. Di dalam menjalani kebersamaan baik dalam iman dan pelayanan, kadang kita pun merasa sedih saat seseorang yang kita sayangi harus pergi meninggalkan komunitas pelayanan dan sahabat dalam pelayanan. Tetapi semuanya harus direlakan karena di balik itu ada harapan dalam peningkatan karir pelayanan yang lebih cemerlang.
 


Selamat jalan Sr. Maria Debora Seran, KYM untuk pergi melanjutkan pendidikan ke Siantar. Bangkitlah semangatmu dalam pelayanan dan teruslah berbuah kebaikan di mana saja di tempatkan. Salam kami. Berkat Tuhan.


Theresia Kaneka Muli


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel