MEMBERSIHKAN HATI

MEMBERSIHKAN HATI (Mat 8:1-4)

Kita hidup dalam kepungan iklan yang menawarkan berbagai macam produk pembersih dan pemutih kulit. Kotor apalagi terkena penyakit kulit adalah hal yang tak boleh terjadi pada diri orang modern saat ini. Panu dan bekas luka saja sudah membuat orang tampil kurang percaya diri apalagi terkena kusta. Pada zaman Yesus, para penderita kusta sangat menderita. Mereka adalah orang najis yang tak boleh didekati karena penyakit mereka bisa mengotori orang lain. Yesus justru mendekati orang kusta. IA mengulurkan tangan, menjamah dan menyembuhkannya. Dengan jamahan Yesus, si kusta bersih dari penyakit dan dari dosa-dosanya.

Kulit kita bersih dan sehat. Namun kita perlu rendah hati mengakui bahwa kita juga terkena "kusta." Hati sebagai sumber segalanya sering kena "kusta". Hati yang kotor menajiskan mulut. Mulut yang najis selalu memuntahkan kata-kata kotor: kebohongan, gosip, fitnah, kutuk, dan sumpah-serapah. Hati yang kotor menajiskan pikiran sehingga orang selalu berpikir negatif. Hati yang kotor juga menajiskan mata sehingga ia selalu melihat kekurangan dan kesalahan orang lain. Ia malah menutup mata terhadap kesalahannya sendiri seolah-olah semuanya baik adanya. Bukankah semua itu "kusta" yang kotor dan menjijikkan? Kita perlu membersihkan hati yang mengotori pikiran, perkataan dan perbuatan kita.

Salam Kasih Dalam Sang Sabda.
Rm. Yonas, SVD

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel