Sukacita Surgawi

“Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali” (Luk 15:32)


31 Maret 2019 Hari Minggu Prapaskah IV

Sukacita Surgawi

Satu hal penting yang patut direnungkan lebih tajam adalah sukacita surgawi tatkala orang memulai narasi kehidupan yang baik. Cerita Lukas mengungkapkan bahwa sukacita itu dikarenakan orang kembali kepada kehidupan asali, yakni dalam kebersamaan dengan Allah. Narasi ini selaras dengan narasi kehidupan manusiawi dimana orang bersedih tatkala narasi kepedihan terpaparkan, dan bersukacita tatkala narasi kebahagiaan terjadi.


Narasi Paulus mengungkapkan rahmat ilahi semata. Pertobatan merupakan sepenggal narasi dari rahmat ilahi ini. Orang tidak mampu bertobat jikalau Allah sendiri tidak membongkar ruang batinnya. Tentu hal ini dialami oleh Paulus sendiri. Allah memberikan kekuatan kepada umat manusia agar mampu menelisik ruang batinnya dan mengubah orientasi hidupnya tidak lagi kepada dirinya sendiri tetapi kepada kebahagiaan yang seharusnya dimilikinya, yakni hidup bersama dengan Allah. 

Dalam kenyataan konkret, baik kiranya mencermati narasi Kitab Yosua. Dalam keterpurukan hidup, Allah menganugerahkan manna untuk hidup Bangsa Israel. Dalam tuntutannya menuju Kanaan, Allah tetap memberikan manna bagi Bangsa Israel. Tatkala janji terpenuhi, Bangsa Israel mampu memenuhi kebutuhan dasariah hidupnya, manna tidak lagi dianugerahkan kepada mereka.

Narasi Kitab Yosua menjadi panorama hidup umat beriman dalam membangun narasinya sendiri. Bagaimanapun pertobatan menunjuk pada perubahan hidup dari keterpurukan kepada kebangkitan dan kemapanan. Orang tidak lagi terkungkung dalam kemurungaan atau kegelapan hidupnya. Pertobatan berarti bangkitnya kehidupan untuk merangkul kehidupan yang seharusnya dimiliki. Inilah narasi umat beriman yang seharusnya dibangun.

Selamat merenung! Berkat Tuhan!

By Slamet Harnoto - Tim PARPOL  [ Partisipan Pelayan Online ] 
Paroki Harapan Indah Bekasi

0 Response to "Sukacita Surgawi"

Posting Komentar

Mohon berkomentar secara bijaksana, bersudut pandang positif dan menyertakan identitas di akhir komentar (walaupun fasilitas komentar tanpa nama). Satu lagi mohon tidak meninggalkan komentar spam !

Terima Kasih | Tim KOMSOS St. Albertus Agung Kota Harapan Indah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel